Perlakuan Akuntansi Yang Tepat Atas Tanaman Kakao Sebagai Aset Biologis Berdasarkan IFRS (IAS 41) Dalam Menunjang Kewajaran Laporan Keuangan PT. Perkebunan Nusantara XII (persero)

NINGTYAS, DYAH AYU (2012) Perlakuan Akuntansi Yang Tepat Atas Tanaman Kakao Sebagai Aset Biologis Berdasarkan IFRS (IAS 41) Dalam Menunjang Kewajaran Laporan Keuangan PT. Perkebunan Nusantara XII (persero). [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_3139_Abstrak.pdf

Download (57Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/230428

Abstract

Seiring berkembangnya sektor ekonomi dan industri, berbagai komoditi diperjualbelikan. Salah satu komoditi yang sedang ramai dipasaran dan mampu dalam memberikan kontribusi yang signifikan dalam perekonomian adalah sektor perkebunan. Sektor perkebunan memiliki peran penting bagi perekonomian negara. Hal ini tentunya harus diikuti dengan perubahan-perubahan mendasar di berbagai bidang termasuk penyediaan informasi akuntansi yang memadai, informatif, terstandar, relevan dan reliabel sehingga berguna dalam pengambilan keputusan. PT. Perkebunan Nusantara XII (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor perkebunan. Selama ini dasar yang digunakan oleh PTPN XII (Persero) dalam mengakui, mengukur, mencatat, dan menyajikan aset biologis menggunakan PSAK No. 16. Hal ini dianggap kurang tepat bagi perusahaan yang bergerak di bidang agrikultur sebab PSAK No. 16 menggunakan pendekatan harga perolehan. Aset biologis memiliki karakteristik yang berbeda dengan aset tetap lain terutama dalam hal transfromasi baik segi fisik maupun nilai dalam setiap tahapannya. Sehingga memerlukan aturan khusus yang terpisah dari aset tetap lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlakuan akuntansi atas aset biologis berdasarkan IFRS (IAS 41) pada lapaoran keuangan PTPN XII (Persero). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Peneliti melakukan pengamatan secara langsung ke obyek penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah secara konseptual IAS 41 lebih unggul dibandingkan dengan PSAK No. 16. Oleh karena itu, sebagai salah satu perusahaan perkebunan terbesar di Indonesia, PTPN XII (Persero) disarankan untuk segera mempersiapkan segala hal terkait dengan adopsi IAS 41 di Indonesia.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: aset biologis, PSAK No. 16, IAS 41, perlakuan akuntansi
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Moch. Ali Syamsudin 197011
Date Deposited: 07 Apr 2014 19:33
Last Modified: 07 Apr 2014 19:33
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/10076

Actions (login required)

View Item View Item