Pengaruh Short Message Service (SMS) terhadap Penurunan Tingkat Ketidakpatuhan karena Kesibukan Bekerja pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dalam Mengkonsumsi Obat Hipoglikemik Oral (OHO) di Apotik

Dewi, Fangky Kartika (2005) Pengaruh Short Message Service (SMS) terhadap Penurunan Tingkat Ketidakpatuhan karena Kesibukan Bekerja pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dalam Mengkonsumsi Obat Hipoglikemik Oral (OHO) di Apotik. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150149

Abstract

Kepatuhan merupakan faktor penentu keberhasilan terapi. Sebagian besar penderita diabetes melitus tipe 2 mengalami kesulitan terhadap aturan pakai obat hipoglikemik oral (OHO} yang harus mereka konsumsi dan penderita sering lupa mengkonsumsi OHO karena kesibukan bekerja, sehingga menyebabkan ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi OHO. Ketidakpatuhan tersebut mengakibatkan kadar glukosa darah menjadi tidak terkendali sehingga dapat memicu terjadinya komplikasi. Layanan kefarmasian untuk mengingatkan penderita mengkonsumsi OHO melalui Short Message Service (SMS} diduga sangat efektif karena SMS sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh SMS terhadap penurunan tingkat ketidakpatuhan yang disebabkan karena kesibukan bekerja pada penderita diabetes melitus tipe 2 dalam mengkonsumsi obat hipoglikemik oral (OHO) dan pengaruh penurunan tingkat ketidakpatuhan tersebut terhadap kadar glukosa darah penderita. Sebagai sumber data adalah frekuensi pemberian OHO dalam satu hari, kadar glukosa darah sewaktu, hasil wawancara dan hasil kuesioner. Sedangkan sebagai parameter tingkat kepatuhan adalah jumlah OHO yang dikonsumsi pada periode penelitian. Data diambil secara prospektif terhadap 30 penderita diabetes melitus tipe 2 yang menjadi konsumen di Apotik Panti Waras, Purwokerto. Dari hasil penelitian ini terlihat bahwa upaya mengingatkan penderita dalam mengkonsumsi OHO melalui SMS berpengaruh secara bermakna terhadap penurunan tingkat ketidakpatuhan yang disebabkan karena kesibukan bekerja bagi penderita diabetes melitus tipe 2 dalam mengkonsumsi OHO. Pada periode I (periode tanpa intervensi), penderita yang tidak patuh mengkonsumsi OHO 63,33%. Sedangkan pada periode II (periode dengan intervensi} penderita yang tidak patuh mengkonsumsi OHO turun menjadi 6,67%. Penurunan tingkat ketidakpatuhan dalam mengkonsumsi OHO juga berpengaruh secara bermakna terhadap kadar glukosa darah penderita yang menjadi lebih terkendali· meskipun terdapat 13,33% penderita yang kadar glukosa darahnya justru meningkat pada periode II.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 15 Apr 2014 04:01
Last Modified: 15 Apr 2014 04:01
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/10821

Actions (login required)

View Item View Item