Perlakuan Akuntansi Akresi Terhadap Aktiva Tanaman Apel Dan Penyajiannya Dalam Laporan Keuangan Pada PT. X Di Batu Malang

Ferry, Vincentius (1998) Perlakuan Akuntansi Akresi Terhadap Aktiva Tanaman Apel Dan Penyajiannya Dalam Laporan Keuangan Pada PT. X Di Batu Malang. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
ks-ak-1043.pdf

Download (106Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/153841

Abstract

Sejak deregulasi impor buah melalui paket Juni 1991 total impor buah Indonesia melonjak tajam. Selain itu maraknya bisnis buah-buahan dalam lima tahun terakhir ini juga diduga akibat daya beli konsumen Indonesia yang semakin tinggi, dan adanya dugaan bahwa nilai gizi buah impor lebih tinggi dari pada buah lokal, serta meningkatnya kesadaran pentingnya mengkonsumsi buah-buahan bagi kesehatan. Apel merupakan buah yang paling banyak diimpor selama dua tahun terakhir. Akibatnya terjadi persaingan ketat antara apel lokal dan ape1 impor. Apel lokal semakin terdesak akibat antara lain rendahnya mutu, rendahnya efesiensi produksi, dan fluktuasi harga yang tinggi. Untuk mengatasinya diperlukan pola pengembangan yang bertujuan menyediakan produk tepat waktu, tepat mutu, tepat tempat, dan tepat harga. Selain itu juga diperlukan manajemen pengelolaan yang profesional dimana dalam pengambilan keputusannya memerlukan laporan keuangan yang informasinya dapat diandalkan dan dipercaya. Laporan keuangan tersebut harus disusun dengan perlakuan akuntansi yang tepat dengan karakteristik badan usaha tersebut. Banyak badan usaha yang bergerak dalam bidang usaha perkebunan yang belum menyadari berapa besar nilai tanaman yang dimilikinya sebagai aktiva badan usaha yang terbesar. Hal ini juga dialami dalam badan usaha "X" yang berlokasi di Batu, Malang. Oleh karena itu, pembahasan dalam penulisan skripsi ini lebih ditekankan pada perlakuan akuntansi akresi atas aktiva tanaman apel yang dimiliki oleh badan usaha "X" di mana aktiva tanaman apel tersebut merupakan penggerak kegiatan operasional badan usaha. Aktiva tanaman apel tersebut membutuhkan biaya untuk mendukung proses perneliharaan dan perawatan agar tanaman tersebut siap berproduksi. Proses pemeliharaan tanaman tersebut membutuhkan waktu yang cukup panjang, lebih dari satu periode akuntansi. Oleh karena itu diperlukan perlakuan akuntansi yang tepat agar diperoleh laporan keuangan yang informatif dan dapat dipercaya. Perlakuan akuntansi dalam badan usaha "X" berdasarkan cash basis di mana semua transaksi baru dicatat apabila sudah ada aliran kas masuk atau keluar selain itu badan usaha "X" juga tidak pernah menyusun suatu Laporan keuangan yang memadai. Badan usaha juga menilai aktiva tanaman apelnya hanya sebesar harga beli yang tercantum dalam faktur pembelian. Pada akhir periode, badan usaha akan menjumlah semua pengeluaran yang terjadi untuk kemudian ditandingkan dengan semua...

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 16 Apr 2014 06:47
Last Modified: 16 Apr 2014 06:47
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/11022

Actions (login required)

View Item View Item