Uji Aktivitas Penolak Serangga (Insect Repellent) terhadap Bioindikator Kutu Beras (Calandra oryzae L.) Serta Analisa Kromatografi Lapis Tipis Spektrofotodensitometri dan Kromatografi Gas Fraksi Hidro

Indrastutik, Yohanna (2004) Uji Aktivitas Penolak Serangga (Insect Repellent) terhadap Bioindikator Kutu Beras (Calandra oryzae L.) Serta Analisa Kromatografi Lapis Tipis Spektrofotodensitometri dan Kromatografi Gas Fraksi Hidro. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_1472_Abstrak.pdf

Download (69Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150433

Abstract

Ekstrak metanol dan minyak atsiri rimpang kering Dringo (Aconts calamus L.) terbukti mempunyai aktivitas penolak serangga terhadap bioindikator kutu beras (Calandra oryzae L.) pada penelitian oleh Wonohadi (2002). Menurut WJSur yang membentuk komponen minyak atsiri, minyak atsiri dibagi menjadi 2 golongan besar, yaitu fraksi hidrokarbon dan fraksi hidrokarbon teroksigenasi. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka dilakukan penelitian lebih lanjut WJtuk mengetahui aktivitas fraksi hidrokarbon teroksigenasi minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.) sebagai penolak serangga (insect repellent) terhadap bioind.ikator kutu beras (Calandra oryzae L.). Minyak atsiri rimpang Dringo (Acorus calamus L.) diperoleh dengan cara penyulingan dengan air. Komponen-komponen minyak atsirinya dipisahkan dengan kromatografi kolom menggWJakan fase diam lempeng silika gel GF 254, fase gerak heksan dan etil asetat masing-masing 500 mi. Dari 34,3 g minyak atsiri Rimpang Dringo mumi didapat 10,7613 gram fraksi hidrokarbon teroksigenasi minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.) yang berbentuk cairan, berwama kuning pucat-jernih dan mempunyai bau khas. Hasil analisa KL T fraksi hidrokarbon teroksigenasi minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acarus calamus L.) terlihat adanya 8 buah noda. Data basil KL T Spektrofotodensitometri fraksi hidrokarbon teroksigenasi minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.) pada A. 254 nm menunjukkan adanya 2 puncak komponen. Analisis dengan Kromatografi Gas menggWJakan kolom kapiler HPPLOT Q detector Flame Ionization Detector dengan temperatur oven 200 °C, menunjukkan adanya 6 puncak dari senyawa yang terkandWJg dalam fraksi hidtokarbon teroksigenasi minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.). Pengujian aktivitas penolak serangga yang dilakukan menurut modifikasi dari Yoenoes, Akin dan Sardjoko, menghasilkan kesimpulan bahwa fraksi hidrokarbon teroksigenasi minyak atsiri rimpang segar Dringo (Acorus calamus L.) sampai pada konsentrasi 538 bpj tidak mempunyai aktivitas, pada konsentarsi I 076 bpj mempunyai aktivitas tak tentu dan pada konsentrasi 2152 sampai 4304 bpj mempunyai aktivitas sebagai penolak serangga (insect repellent) terhadap bioindikator kutu beras (Calandra oryzae L. ).

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 17 Apr 2014 00:33
Last Modified: 17 Apr 2014 00:33
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/11120

Actions (login required)

View Item View Item