Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Endapan Fasa Eter Ekstrak Metanol-Air Dari Bunga Kenikir (Tagetes Erecta Linn)

., Herlina (1996) Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Endapan Fasa Eter Ekstrak Metanol-Air Dari Bunga Kenikir (Tagetes Erecta Linn). [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_Abstrak_521.pdf

Download (70Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/151370

Abstract

Indonesia mempunyai tanah yang subur dan kaya akan tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat sebagai obat. Dari sekian banyak tumbuhan berkhasiat di Indonesia, salah satunya adalah kenikir (Tagetes erecta Linn). Tumbuhan ini banyak digunakan dalam pengobatan tradisional antara lain sebagai obat : gondongan (Parotitis), pembengkakan payudara (mastitis), batuk seratus hari (pertussis), infeksi saluran nafas bagian atas, radang tenggorokan, sakit gig!. Dari data pustaka disebutkan bahwa bunga tanaman ini mengandung senyawa flavonoid yai tu : Tagetiin, Quercetagetin, Quercetagetrin. Dari skrining awal di temukan adanya kandungan flavonoid lebih dari tiga macam. Berdasarkan hal tersebut peneli tian ini dimaksudkan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi kandungan flavonoid yang ada dari bunga kenikir ( Tagetes erecta Linn). Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Charaux-Paris yang dimodifikasi. Dari endapan yang diperoleh setelah penggojokan dengan eter didapat senyawa flavonoid. Pemurnian dilakukan dengan penambahan arang aktif (norit) sedikit demi sedikit kemudian disaring dan diuapkan. Selanjutnya dilakukan kromatografi lapisan tipis preparatif dengan fasa diam selulosa mikrokristalin, pada lapisan atas (fasa gerak n-butanol-asam-asetat, air (4 : 1 : 5) dan asam asetatair (50 : 50), kemudian pada hasil yang diperoleh dilakukan rekristalisasi sehingga didapatkan senyawa X (murni). Identifikasi senyawa flavonoid dilakukan dengan reaksi warna Wilstater, KLT, dengan penampak noda uap NH40H, sitrat borat dalam metanol, dan Spektrofotometri ultra violet dengan penambahan beberapa bahan pereaksi serta spektrofotometri infra merah pada senyawa X dan senyawa x1 basil hidrolisa. Dari basil dan identifikasi senyawa X (murni) dapat disimpulkan bahwa senyawa X (murni) adalah senyawa flavonol bebas yang mempunyai gugus OR bebas pada posisi atom C nomer 5, 7, 3'. dan 4'.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 28 Apr 2014 04:05
Last Modified: 29 Jan 2016 02:44
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/12049

Actions (login required)

View Item View Item