Isolasi Dan Analisis Pendahuluan Senyawa X Dari Kultur Tunas Pule Pandak (Rauwolfia serpentina Benth) Yang Ditanam Pada Media MS-R Dengan Modifikasi 10N Zn2+ Serta Kombinasi 10N Zn2+ San Mg2+

Rejeki, Siska Sri (1998) Isolasi Dan Analisis Pendahuluan Senyawa X Dari Kultur Tunas Pule Pandak (Rauwolfia serpentina Benth) Yang Ditanam Pada Media MS-R Dengan Modifikasi 10N Zn2+ Serta Kombinasi 10N Zn2+ San Mg2+. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_Abstrak_700.pdf

Download (86Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/151140

Abstract

Pule pandak atau akar tikus (Rauwolfia serpentina Benth) merupakan tumbuhan obat langka. Untuk penyelamatan tumbuhan obat tersebut dari kepunahan dilakukan melalui kultur jaringan. Media dasar yang digunakan pada penelitian ini adalah media Murrashige and Skoog (MS). Media MS yang tersusun dari garam-garam mineral merupakan media yang umum digunakan untuk perbanyakan in vitro. Untuk perbanyakan kultur tunas digunakan media MS-R yaitu media MS yang ditambah persenyawaan organik (casein hidrolisat dan air kelapa) serta zat pengatur tumbuh (IBA dan BA). Sedangkan untuk media perlakuan digunakan media MS-R Modifikasi, yaitu media MS-R Zn2+ , media MS-R Mg2+ dan media MS-R K. Tunas dipanen, dikeringkan, diserbuk lalu diekstraksi dengan menggunakan kloroform. Penelitian ini bertujun untuk mengidentifikasi senyawa X yang merupakan senyawa lain yang terdapat pada kultur tunas Rauwolfia serpentina Benth yang ditanam pada media MS-R yang dimodifikasi dengan penambahan unsur mikro yaitu Zn2+ 2x normal, unsur makro yaitu Mg2+ 2x normal dan kombinasi unsur mikro dan makro yaitu Zn2+ dan Mg2+ masing-masing 2x normal yang tidak terdapat pada tanaman asal yang tumbuh secara alami, membandingkan intensitas warna dan besar noda dari ketiga media MS-R Modifikasi serta untuk mengisolasi dan menganalisis isolat senyawa X tersebut. Identifikasi dengan KLT didapatkan noda yang berwarna jingga pada saat disemprot dengan penampak noda Dragendorf dan berfluoresensi hijau dengan sinar UV 254, hal ini menunjukkan bahwa senyawa X tersebut adalah golongan alkaloid. Kemudian dilakukan isolasi dengan KLTP. Pada isolat dilakukan analisis pendahuluan dengan menggunakan KLT, KLT 2 dimensi dan spektrofotometer infra merah. Hasil analisis dengan KLT dan KLT 2 dimensi didapatkan satu noda, sedangkan hasil analisis dengan spektrofotometer infra merah menunjukkan bahwa senyawa X tersebut mempunyai gugus fungsi : C-H ; C=C ; C-0 ; N-H; C-N ; C=N.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 29 Apr 2014 04:38
Last Modified: 30 Apr 2014 09:57
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/12292

Actions (login required)

View Item View Item