Aplikasi Metode Accelerated Teaching di SD Anugerah Pekerti Surabaya (Studi Deskriptif)

Kusumawardhani, Anita (2006) Aplikasi Metode Accelerated Teaching di SD Anugerah Pekerti Surabaya (Studi Deskriptif). [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/151954

Abstract

Metode accelerated teaching adalah konsep belajar efektif agar siswa dapat lebih cepat dan lebih mudah dalam memahami materi pembelajaran. Landasan pemikiran accelerated teaching adalah bahwa manusia memiliki potensi kecerdasan yang berbeda-beda berdasarkan gaya belajar VARK dan multiple intelligence. Tujuan penerapan metode accelerated teaching adalah untuk membuat proses pembelajaran menjadi efisien, efektif, dan menyenangkan bagi siswa. Penelitian terhadap penerapan metode accelerated teaching dilakukan karena pelaksanaannya berbeda dengan metode pembelajaran pada umumnya, yang mana metode tersebut melibatkan aspek potensi kecerdasan masing-masing siswa yang berbeda.beda sehingga menarik untuk diteliti. Penelitian dilakukan pada SD Anugerah Pekerti karena sekolah tersebut telah mencoba menerapkan metode accelerated teaching. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran pelaksanaan penerapan metode accelerated teaching pada proses belajar mengajar di SD Anugerah Pekerti khususnya pada tahap pelaksanaan pengajaran, yaitu pada tabap membuka pelajaran, tabap pengajaran dan tahap menutup pelajaran, serta memperoleh gambaran penggunaan media alat pembelajaran di SD Anugerah Pekerti Surabaya untuk mengakomodasi gaya belajar VARK dan multiple intelligence. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Pengambilan data dilakukan dengan metode observasi dan wawancara. Subyek penelitian adalah kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia, guru matematika, guru Bahasa lnggris serta tujuh siswa. Data yang didapat dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa terdapat persamaan dan perbedaan dalam variasi perilaku masing-masing guru yang muncul dalam mengakomodasi aspek gaya belajar VARK dan multiple intelligence. Secara keseluruhan, pada tahap membuka pelajaran guru cenderung mengakomodasi gaya belajar auditori serta kecerdasan verbal/linguistic, interpersonal dan intrapersonal. Pada tahap pengajaran guru cenderung mengakomodasi hampir semua aspek gaya belajar dan multiple intelligence. Pada tahap menutup pelajaran guru cenderung mengakomodasi gaya belajar read/write serta kecerdasan verbal/linguistic, bodily/kinesthetic dan interpersonal. Namun demikian. guru Bahasa Indonesia mampu lebih memvariasikan strategi pengajaran untuk mengakomodasi aspek-aspek tersebut dibandingkan dengan kedua guru yang lainnya. Guru menjadikan kesesuaian dengan materi scbagai dasar pertimbangan pemilihan media alat pembelajaran. Saran utama yang diberikan kepada pihak sekolah adalah memberikan pelatihan yang lebih intensif kepada guru dalam hal pelaksanaan strategi pengajaran agar dapat mengakomodasi aspek gaya belajar VARK dan multiple intelligence secara lebih bervariasi.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: accelerated teaching, gaya belajar VARK, multiple intelegence, metode pembelajaran.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Sugiarto
Date Deposited: 29 Apr 2014 05:58
Last Modified: 29 Apr 2014 05:58
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/12302

Actions (login required)

View Item View Item