Uji Daya Hambat Ekstrak Metanol, Fraksi Heksan dan Fraksi Eter Ekstrak Metanol Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana Linn) terhadap Pertumbuhan Jamur Microsporum Gypseum dan Skrining Kandungan Kimia

Lidyawati, Erwin (1998) Uji Daya Hambat Ekstrak Metanol, Fraksi Heksan dan Fraksi Eter Ekstrak Metanol Kulit Buah Manggis (Garcinia Mangostana Linn) terhadap Pertumbuhan Jamur Microsporum Gypseum dan Skrining Kandungan Kimia. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_Abstrak_705.pdf

Download (78Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/151207

Abstract

Manggis merupakan salah satu tanaman buah asli Indonesia, yang sangat lezat rasanya. Oleh karena itu orang hanya menikmati daging buahnya saja, tanpa mengetahui manfaat lain yang bisa di dapatkan dari kulit buah manggis tesebut. Seperti yang telah diketahui bahwa tingkat kesehatan lingkungan di negara Indonesia masih relatif rendah. Hal ini merupakan salah satu penyebab prevalensi penyakit karena infeksi jamur di Indonesia cukup tinggi terutama infeksi oleh jamur kulit seperti Microsporum gypseum yang dapat menyebabkan kerotokan rambut dan penyakit kulit lannya seperti kurap. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu telah terbukti bahwa ekstrak etanol 10% kulit buah manggis ( Garcinia mangostana Linn ) dapat menghambat pertumbuban jamur Microsporum canis. Mengingat di dalam ekstrak etanol kulit buah manggis ( Garcinia mangostana Linn ) terdapat berbagai golongan senyawa, maka penulis tertarik untuk meneliti fraksi mana dari ekstrak metanol kulit buah manggis ( Garcinia mangostana Linn ) yang telah dapat menghambat pertumbuhan jamur Microsporum gypseum dan untuk mengetahui golongan senyawa yang terkandung di dalam fraksi tersebut. Dengan metode "Silinder Cup " telah terbukti bahwa fraksi heksan dan eter ekstrak metanol kulit buah manggis ( Garcinia mangostana Linn ) dapat menghambat pertumbuhan jamur Microsporum gypseum dan dari basil skrining fitokimia secara Kromatografi Lapis diketahui bahwa fraksi eter mengandung senyawa alkaloid. minyak atsiri, tanin, katekin, polifenol dan senyawa Xanthon. Untuk fraksi heksan tidak dilakukan skrining fitokimia karena hembatannya positif kecil.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 29 Apr 2014 06:07
Last Modified: 29 Apr 2014 06:07
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/12303

Actions (login required)

View Item View Item