Sistem Informasi Pada Apotik X

.,, Djunaedi (1997) Sistem Informasi Pada Apotik X. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
TI_132_Abstrak.pdf

Download (141Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/137788

Abstract

Pokok permasalahan yang dibahas untuk tugas akhir ini adalah mengenai Sistim tnformasi pada Apotik "X' dimana ide pembuatannya bersumber dari saat penulis akan membeli sebuah obat pada apotik yang cukup lengkap dengan banyak macam obat yang dijual. Tapi ternyata banyak pembeli yang harus menunggu terlalu lama dalam pelayanannya karena para pembeli harus melewati 4 tahap, yaitu menyerahkan resep, menunggu informasi harga dan obat yang tersedia bayar dan menunggu obat dimana masing-masing tahap tersebut dilalui dengan membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga customer merasa dirugikan dalam hal waktu. Setelah lama penulis perhatikan, temyata penulis ketahui bahwa pelayanan yang membutuhkan waktu lama tersebut karena pemifik harus mencari nama obat, stok dan harga dari buku daftar obat. Setelah mengetahui akan hal ltu" maka panulis mengambil permasalahan tersebut sebagai bahan tugas akhir, dimana tahap-tahap yang dilakukan untuk mendapatkan data dan keterangan tentang permasalahan yang tadi dilakukan dengan cara survey dan analisa terhadap apotik "X' dan dapat diketahui dengan pasti pokok permasalahan yang harus diselesaikan dengan bantuan program komputer agar dapat menolong dan memecahkan permasalahan yang terjadi. Tahapan yang ditempuh adalah: 1. Penulis membaca bukr-buku panduan yang berhubungan dengan segala macam keterangan tentang obat dengan tujuan agar dapat diketahui hal-hal pokok yang perlu dicatat dari keterangan tiap obat sebab kegunaan suatu obat dapat diketahui dari keterangan yang ada pada obat tersebut. 2. Penulis melakukan penelitian tentang cara transaksi dari apotik tersebut yang selama ini sering menimbulkan permasalahan karena waktu proses transaksi dan pelayanan yang lama, sehingga tidak memuaskan customer. 3. Penulis menanyakan secara langsung kepada sumber yang dapat dipercaya yaitu pengawas dan pemilik apotik tentang sistem yang dijalankan selama ini khususnya dalam hal transaksi pembelian transaksi penjualan, proses retur obat proses pembuangan untuk obat yang sudah tidak layak untuk dijual karena mendekati atau melewati tanggal masa berlakunya obat dan proses pencarian obat dari suatu gejala penyakit karena banyalinya obat yang tersedia yang tidak memungkinkan pengawas maupun pemilik apotik untuk mengingat semua data-data mengenai obat yang tersedia. Dari survey dan analisa yang dilahrkan maka diperoleh keterangan bahwa apotik "X' membeli dan menjual obat-obat yang resmi dari pabrik atau dengan kata lain obat yang siap pakai yaitu obat generik atau umum karena komposisi obatnya tidak berbahaya untuk pemakainya sehingga dapat dibeli secara bebas oleh semua customer atau obat khusus yang dalam proses pembeliannya harus memakai resep dokter karena komposisi obat tersebut dapat membahayakan pemakainya, oleh karena itu dosis pemakaiarmya harus ditentukan oleh orang yang ahli yaitu dokter. yang lain yaitu penjualan obat dilakukan dengan cara tunai, semua obat yang telah dibeli oleh customer tidak dapat dikembalikan ataupun ditukar dengan obat ataupun uang. Sistem yang dipakai oleh apotik "X' tersebut masih memakai cara sistem manual yang masih menggunakan alat bantu berupa bermacam- macam buku catatan, baik dalam proses transaksi, data obat maupun stok. Lalu mengenai proses pengecekkan stok obat dilahkan setelah apotik tutup dengan cara melihat datanya dari nota penjualan. Dari semua data dan keterangan yang telah diperoleh, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa cma manual yang dilakukan tersebut sangat banyak kekurangannya, antara lain mudah kehilangan obat yang tidak dapat diketahui secara langsung tidak efisien waktu pada saat melahirkan tansaksi maupun pencarian data- data obat yang dikehendaki, kesulitan dalam mencari data stok obat dan data obat yang sudah kadaluwarsa atau tidak layak dijual. Daya pikir manusia terbatas dan didukung pula dari pengamatan secara langsung bahwa penyakit yang ada saat ini makin bervariasi sehingga memungkinkan obat yang beredar makin banyak dan bervariasi pula maka penulis beranggapan bahwa apotik tersebut sudeh saatnya untuk komputerisasi dalarn usahanya dan perangkat lunak yang penulis buat dalam tugas akhir ini adalah untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang timbul yaitu dalam pencatatan proses transaksi pembelian obat dari supplier, proses transaksi penjualan obat kepada customer yang memakai sistem FIFO (First In First Out) berdasarkan tanggal masa berlakunya obat (expired date), proses retur obat yang hanya dilakukan oleh pengelola apotik kepada supplier jika obat yang dibeli ternyata rusak sebelum masa berlakunya habis (walaupun proses ini hampir tidak pernah terjadi karena obat-obat yang lama lebih dulu terjual), kemudahan untuk melihat data obat, perincian stok obat, informasi tentang daftar obat yang sudah tidak layak untuk dijual serta kemudahan untuk pengelola ataupun customer dalam mencari dan memilih obat yang dikehendaki tanpa harus bertanya terlebih dahulu kepada pemilik apotik. proses pencarian obat tersebut juga mambantu pihak apotik dalam menjual obat-obat yang tidak atau belum dikenal oleh masyarakat awam pada umumnya. Maka disusunlah suatu sistem aplikasi yang baku guna memecahkan permasalahan yang ada dimana dalam penyusunan dan pembuatannya melalui langkah-langkah antara lain dengan permodelan menggunakan diagagram alir (DFD), perancanqan sistem dengan memakai Entity Relationship Diagram (ERD) lalu diimplementasi menjadi program dengan bantuan foxpro 2.6 for windows

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA75 Electronic computers. Computer science
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Informatic
Depositing User: Radiyanti 201032
Date Deposited: 02 May 2014 07:52
Last Modified: 02 May 2014 07:52
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/12697

Actions (login required)

View Item View Item