Studi Pengaruh Kondisi Financial Distress dengan Earnings Management pada Badan Usaha Real Estate dan Property yang Terdaftar di BEI Periode 2005-2009

LISTIYANI, DEWI (2011) Studi Pengaruh Kondisi Financial Distress dengan Earnings Management pada Badan Usaha Real Estate dan Property yang Terdaftar di BEI Periode 2005-2009. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_2977_Abstrak.pdf

Download (61Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/226004

Abstract

Semakin banyaknya badan usaha go public yang terdaftar di pasar modal Indonesia sehingga menuntut masing – masing badan usaha untuk menampilkan laporan keuangan yang baik dihadapan publik untuk menarik para pengguna utama laporan keuangan. Oleh karena itu informasi keuangan yang akan dikonsumsi publik harus sejauh mungkin terbebas dari kecurangan dan menggambarkan keadaan badan usaha yang sebenarnya. Earnings management merupakan praktik yang dilakukan pelaku bisnis untuk memanipulasi angka-angka dilaporan keuangan agar terlihat bagus dan menarik investor. Istilah earnings management sering dikaitkan dengan pihak manajemen suatu badan usaha karena manajemen memiliki kewenangan dan keleluasaan penuh dalam pengelolaan suatu badan usaha. Dengan kewenangan itu, manajemen dapat menetapkan berbagai kebijakan yang berlaku di badan usaha tersebut. Badan usaha yang sedang mengalami financial distress memiliki kecenderungan melakukan upaya – upaya yang dapat memberikan manfaat bagi badan usaha, salah satunya dengan melakukan earnings management. Badan usaha tersebut melakukan manajemen laba agar badan usahanya terlihat lebih baik dari kondisi yang sebenarnya. Dengan adanya pernyataan dari penelitian tersebut yang mengindikasikan adanya hubungan yang cukup signifikan antara earnings management dan kondisi financial distress hal inilah yang melatar belakangi peneliti untuk melakukan penelitian. Dimana dugaan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh antara Earnings Management dengan kondisi Financial Distress. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan property dan real estate yang terdaftar di BEI tahun 2005-2009 karena pada penelitian Baharuddin dan Satyanugraha (2008) sektor tersebut terbukti paling banyak melakukan earnings management. Perhitungan financial distress disini menggunakan fungsi diskriminan dari Altman Z-Score, sedangkan pendeteksian earnings management disini menggunakan discretionary accruals menggunakan Modified Jones Model. Secara keseluruhan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang cukup signifikan antara earnings management dengan kondisi financial distress pada badan usaha. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai pertimbangan bagi pihak manajemen, investor serta pihak lain yang berkepentingan untuk menilai kinerja suatu badan usaha dalam rangka pengambilan keputusan yang tepat.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Earnings MAnagement, Financial Distres, Real Estate dan Property
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Moch. Ali Syamsudin 197011
Date Deposited: 06 May 2014 06:42
Last Modified: 06 May 2014 06:42
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/13144

Actions (login required)

View Item View Item