Studi Perbandingan Aktivitas Antibakteri Antara Campuran Eutektik Sulfametoksazol-Trimetoprim (4:1) Yang Dibuat Dengan Cara Peleburan Dengan Campuran Fisiknya (4:1) Dan Kotrikmosazol (5:1) Terhadap St

Rosana, Maya (1993) Studi Perbandingan Aktivitas Antibakteri Antara Campuran Eutektik Sulfametoksazol-Trimetoprim (4:1) Yang Dibuat Dengan Cara Peleburan Dengan Campuran Fisiknya (4:1) Dan Kotrikmosazol (5:1) Terhadap St. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_242_Abstrak.pdf

Download (69Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/151619

Abstract

Dalam upaya peningkatan aktivitas antibakteri dari kombinasi sulfametoksazol-trimetoprim yang merupakan kombinasi bahan obat yang sukar larut dalam media air maka dilakukan pembuatan sistem dispersi padat antara lain dalam bentuk campuran eutektiknya . Campuran eutektik dibuat dari proses peleburan dari campuran fisik obat, kemudian dilakukan proses pemadatan secara mendadak. Dari hasil leburan campuran eutektik sulfametoksazol-trimetoprim (4 :1 ) diatas dilakukan uji aktivitas antibakteri dengan pengukuran potensi dan konsentrasi hambatan minimal begitu juga dengan campuran fisiknya ( 4:1 ) dan kotrimoksazol ( 5:1 ) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan cara mengukur zona hambatan yang terjadi. Metode yang digunakan untuk mengetahui aktivitas antibakteri adalah metode difusi agar. Dari hasil pengukuran di ameter zona hambatan terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dapat diketahui bahwa aktivitas antibakteri dari campuran eutektik sulfametoksazol-trimetoprim (4:1) yang dibuat dengan cara peleburan lebih kecil bila dibandingkan dengan campuran fisiknya (4: 1 ) maupun kotrimoksazol (5:1) , hal ini dapat diketahui dari konsentrasi hambatan minimal dari masing-masing campuran dan potensinya, konsentrasi hambatan minimum campuran eutektik = 17,7778 μg/ml, campuran fisik = 15,5556 μg/ml dan kotrimoksazol = 13,3333 μg/ml. Potensi campuran eutektik sul fametoksazo ltrimetoprim bila dibandingkan dengan campuran fisiknya adalah 81,35% dan bila diba ndingkan dengan kotrimoksazol adalah 65,24% terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 06 May 2014 09:27
Last Modified: 06 May 2014 09:27
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/13224

Actions (login required)

View Item View Item