Uji Daya Antibakteri Dari Unfusa Daun Ketepeng Cina (Cassia Alata Linn) Terhadap Pertumbuhan Escherichia Coli ATCC 15221, Staphylococcus Aureus ATCC 6558p. Dan Shigella Sonnei

Prasetio, Indra Puspita (1993) Uji Daya Antibakteri Dari Unfusa Daun Ketepeng Cina (Cassia Alata Linn) Terhadap Pertumbuhan Escherichia Coli ATCC 15221, Staphylococcus Aureus ATCC 6558p. Dan Shigella Sonnei. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_Abstrak_244.pdf

Download (91Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/151595

Abstract

Suatu penelitian pengaruh daya antibakteri atau daya hambat dari infusa daun ketepeng cina (Cassia alata Linn) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan shigella sonnei telah dilakukan dengan menggunakan metode "cup plate" atau "cylinder test" dimana infusa daun ketepeng cina dibuat bermacam-macam kepekatan yaitu : 50%; 40%, 30%; 20%, 10%, dan sebagai pembanding digunakan larutan tetrasiklin HCl dengan bermacam-macam kadar yaitu : kadar 1 μg/ml; 0,5 μg/ml; 0,4 ug/ml; 0,3μg/ml. Hasil dari penelitian ini adalah berupa lebar diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri. Hubungan kepekatan infusa dengan lebar diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri dan hubungan kadar larutan tetrasiklin HCl dengan lebar diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri dapat di 1ihat dengan menghitung koefisien korelasi dan regresi dengan menggunakan... Kesetaraan daya antibakteri infusa daun ketepeng cina dengan daya antibakteri tetrasiklin HCl dapat diketahui dengan membuat kurva antara diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri akibat pemberian larutan tetrasiklin HCl dengan bermacam-macam kadar, kemudian lebar diameter daerah hambatan akibat pemberian infusa daun ketepeng cina dengan bermacam-macam kepekatan diinterpolasikan ke dalam kurva tersebut. Dari penelitian ini diperoleh bahwa hanya bakteri Staphylococcus aureus saja yang dapat tumbuhannya oleh infusa daun ketepeng dihambat percina, sedang Escherichia coli dan Shigella sonnei tidak. Persamaan regresi dari hubungan kepekatan infusa dengan Iebar diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus adalah : Y = 13,30272312 X- 4,69181344 dan r = 0,980223157 dimana r hitungan >r tabel (r tabel 5% = 0,950), sedangkan persamaan regresi dari hubungan larutan tetrasiklin HCl dengan bermacam-macam kadar dengan lebar diameter hambatan pertumbuhan kuman Staphylococcus aureus adalah : Y = 11,26889452 X + 19,79180211 dan r = 0,99130208 dimana r hitungan> r tabel (r tabel 5% = 0,950). Kesetaraan daya antibakteri infusa daun ketepeng cina dengan daya antibakteri tetrasiklin HCl adalah zzz; - Tnfusa 50% setara dengan 0,725301403 μg/ml tetrasiklin HCl. - Infusa 40% setara dengan 0,518782317 μg/ml tetrasiklin HCl. - Infusa 30% setara dengan 0,326913688 μg/ml tetrasiklin HCl. - Infusa 20% setara dengan 0,248611783 μg/ml tetras i k 1 in HC 1. Infusa dengan kepekatan 10% tidak dapat menghambat pertumbuhan hakteri Staphylococcus aureus. Dengan bertambahnya kepekatan infusa maka makin bertambah pula lebar diameter daerah hambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 07 May 2014 06:38
Last Modified: 07 May 2014 06:38
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/13379

Actions (login required)

View Item View Item