Penjerapan Pb2+ dalam Larutan Menggunakan Jerami Padi (Oryza Sativa L.) Kering yang Telah Diberi Perlakuan dengan Enzim @-L-Arabinofuranosidase

Gunawan, Edy (2011) Penjerapan Pb2+ dalam Larutan Menggunakan Jerami Padi (Oryza Sativa L.) Kering yang Telah Diberi Perlakuan dengan Enzim @-L-Arabinofuranosidase. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_3156_Abstrak.pdf

Download (151Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/216718

Abstract

Seiring bertambahnya jumlah industri, akan menyebabkan pencemaran lingkungan meningkat. Salah satunya adalah pencemaran air yang disebabkan karena adanya limbah industri, sehingga perlu dicari suatu cara yang mudah dan murah untuk mengurangi kadar logam dalam limbah cair. Salah satu caranya dengan menggunakan jerami padi untuk menjerap Pb2+. Namun hasil rendaman jerami padi masih berwarna coklat. Untuk mengatasi masalah tersebut digunakan enzim α-L-arabinofuranosidase sehingga menyebabkan warna filtrat dari rendaman jerami padi menjadi jernih. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan perbandingan antara ukuran jerami, jumlah enzim, waktu inkubasi, jumlah pencucian, dan ukuran jerami yang optimal untuk menjerap Pb2+ dengan warna yang tidak terlalu coklat sehingga layak untuk dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa perlakuan yang optimal untuk menjerap Pb2+ adalah ukuran jerami digiling, jumlah enzim yang adalah 0 ml (tidak menggunakan enzim), waktu inkubasi adalah 1 jam, dan jumlah pencucian adalah 5 kali. Kata Kunci : Enzim α-L-arabinofuranosidase, Penjerapan Pb2+, warna filtrat,Jerami Padi (Oryza sativa L.).

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Penjeraban Pb2+, Jerami Padi
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 12 May 2014 06:39
Last Modified: 12 May 2014 06:39
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/13906

Actions (login required)

View Item View Item