Uji toksisitas dan fototoksisitas ekstrak metanol akar biduri (Calotropis gigantean (Wild.) Dryand.ex.W.T.Ait) terhadap larva Artemia salina Leach.

Lusiana, . (2003) Uji toksisitas dan fototoksisitas ekstrak metanol akar biduri (Calotropis gigantean (Wild.) Dryand.ex.W.T.Ait) terhadap larva Artemia salina Leach. [Undergraduate thesis]

[thumbnail of F_1412_Abstrak.pdf]
Preview
PDF
F_1412_Abstrak.pdf

Download (64kB) | Preview
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150452

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji toksisitas dan uji fototoksisitas sebagai uji pendahuluan efek antikanker ekstrak metanol akar biduri [Calotropis gigantean (Wild.) Dryand. ex W.T. Ait] dari suku dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BST). Penelitian ini dilakukan berdasarkan pernyataan Linnaeus bahwa tumbuhan yang mempunyai persamaan ciri-ciri morfologi pada umumnya juga mempunyai kandungan zat yang mirip. Konsep pemikiran ini merupakan dasar kemotaksonomi tumbuhan yang mempelajari ciri-ciri kandungan kimia yang dapat digunakan ciri-ciri tambahan pada identifikasi dan klasifikasi tumbuh-tumbuhan. Suatu obat dalam aliran darah dibawa melalui pembuluh kapiler. Penetrasi sinar matahari ke kulit. pada kedalaman tertentu dapat meraih sirkulasi molekul obat pada permukaan kapiler,dan dapat mengubah obat menjadi produk fotodekomposisi yang toksik di dalam aliran darah. Metode Brine Shrimp Lethality Test (BST) digunakan untuk menentukan kematian Artemia salina Leach. dan memprediksi kemampuannya untuk membunuh sel-sel kanker serta untuk mendeteksi rentang aktivitas farmakologi dari beraneka ragam senyawa hayati. Data kematian larva Artemia salina Leach. dicatat dan diolah dengan menggunakan Finney Computer Program untuk menentukan harga LC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol akar biduri mempunyai harga LC50 rata-rata uji toksisitas sebesar 94,01636667 ug/ml, sedangkan harga LC50 rata-rata uji fototoksisitas sebesar 84,09973333 ug/ml. Dari data LC 50 yang diperoleh kemudian dilakukan analisa statistik menggunakan uji T(a=0,05). Hasil perhitungan statistik menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna pada kedua uji, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol akar biduri bersifat toksik, namun tidak bersifat fototoksik.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Users 147 not found.
Date Deposited: 13 May 2014 05:35
Last Modified: 13 May 2014 05:35
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/14043

Actions (login required)

View Item View Item