Analisis Penerapan Business Process Reengineering Dalam Rangka Mendukung Strategi Diferensiasi Untuk Memantapkan Keunggulan Bersaing PT. X Di Surabaya

., Jenny (1999) Analisis Penerapan Business Process Reengineering Dalam Rangka Mendukung Strategi Diferensiasi Untuk Memantapkan Keunggulan Bersaing PT. X Di Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_1325_Abstrak.pdf

Download (61Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/153496

Abstract

Munculnya blok-blok perdagangan di berbagai kawasan, liberalisasi perdagangan dan menjadi tipisnya batas tegas antar negara menyebabkan persaingan semakin ketat. Belum lagi ditambah dengan menjamurnya badan usaha lokal yang barn berdiri. Hal demikian nampak pula pada industri sepatu dan alas kaki lainnya yang merupakan bidang usaha yang digeluti oleh PT "X". Untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, PT "X" menganut strategi generik diferensiasi dengan cara terns mengembangkan desain produk untuk memantapkan keunggulan bersaingnya. Strategi diferensiasi yang dianut oleh PT "X" ditujukan untuk menciptakan keloyalan pelanggan akan produk sepatu dan alas kaki lainnya yang dihasilkan oleh PT "X" dimana keloyalan ini nantinya akan berdampak pada perolehan laba PT "X". Namun dalam kenyataannya strategi diferensiasi PT "X" kurang dapat berkembang. Setelah melalui penelitian lebih lanjut, diketahui bahwa penyebab kurang berkembangnya strategi generik diferensiasi PT "X" adalah adanya ketidakefisienan dalam mengerjakan proses-proses. Dalam kegiatan operasionalnya, PT "X" banyak melakukan aktivitas-aktivitas yang sia-sia dan tidak bernilai tambah. dimana banyak tugas yang dilakukan sama sekali tidak berkaitan dengan kebutuhan pelanggan, tetapi hanya untuk memenuhi permintaan internal PT "X" sendiri. Hal ini menyebabkan biaya-biaya operasional membengkak dan memaksa PT "X" untuk mengurangi biaya pada fungsi lain, salah satunya adalah pada fungsi desain produk, untuk mengimbangi pembengkakan biaya tersebut. Adanya proses yang dikerjakan secara tidak efisien dikarenakan bentuk organisasi PT "X" yaitu fungsional atau spesialisasi yang terdiri dari bermacam-macam fungsi. Hal ini menimbulkan birokratisasi yang rumit, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan penggunaan tenaga kerja yang banyak. Untuk mengatasi berbagai masalah tersebut, dilakukan Business Process Reengineering (BPR) yang berorientasi pada proses, bukan lagi pada tugas atau fungsi. Terdapat lima stage dalam pelaksanaan BPR, yaitu preparation, identification, vision, solution dan transformation. Penerapan BPR ini mempunyai target utama berupa proses yang strategis dan juga bernilai tambah dengan mengeliminasi aktivitas-aktivitas yang tidak bernilai tambah seperti aktivitas menunggu, memeriksa dan mengontrol. Penerapan BPR ini akhimya akan membawa perlJaikan dalam proses manufaktur yang menuju pada efisiensi biaya yang dramatis, peningkatan kualitas, peningkatan produktivitas serta peluang bagi desain produk untuk terns berkembang, sehingga dapat dikatakan bahwa penerapan BPR akan mendukung strategi generik diferensiasi. Perpaduan antara BPR dan strategi generik diferensiasi akan membawa PT "X'' pada kemantapan keunggulan bersaing.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 21 May 2014 04:59
Last Modified: 03 Jun 2014 04:06
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/14816

Actions (login required)

View Item View Item