Penerapan Analisis profitabilitas Pelanggan Dalam Rangka Keefektifan Penentuan Pasar Sasaran Yang Menguntungkan Bagi PT. X Di Jakarta

Bing, Tee Hui (1999) Penerapan Analisis profitabilitas Pelanggan Dalam Rangka Keefektifan Penentuan Pasar Sasaran Yang Menguntungkan Bagi PT. X Di Jakarta. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_1326_Abstrak.pdf

Download (67Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/153497

Abstract

Dalam industri mie instant terdapat perkembangan yang menggembirakan. Indonesia menduduki peringkat kedua terbesar dalam lingkup internasional setelah Jepang dalam mengkonsumsi mie instant. Hal ini ditambah lagi dengan perkembangan ekspor mie instant ke negara tetangga yang terns meningkat dan kenyataan bahwa Indonesia pun juga masih mengimpor mie instant dari negara lain merupakan suatu peluang emas bagi badan usaha untuk memperoleh keuntungan besar. Namun seringkali badan usaha dengan keterbatasan sumber daya yang dimiliki, kurang mengetahui secara pasti pelanggan mana yang menguntungkan dan pelanggan mana yang kurang menguntungkan. Dilakukannya Analisis Profitabilitas Pelanggan dengan menggunakan data-data dari badan usaha ini bertujuan agar badan usaha dapat lebih mengarahkan kemampuan sumber dayanya yang terbatas pada segmen pelanggan yang lebih menguntungkan, mengubah pelanggan yang kurang menguntungkan menjadi lebih menguntungkan serta dapat mengevaluasi hubungan dengan pelanggan. Analisis ini menyediakan informasi tentang kontribusi masing-masing segmen pelanggan pada total keuntungan badan usaha dalan mengalokasikan pendapatan dan biaya pada tiap segmen pelanggan, sehingga dapat diketahui laba yang diperoleh tiap segmen pelanggan. Agar dapat membebankan biaya-biaya ke pelanggan dengan akurat maka digunakan suatu metode yaitu metode Activity Based Costing (ABC). ABC membebankan biaya ke pelanggan atas dasar sumber daya yang dikonsumsi oleh masing-masing, tidak bersifat abitrer sehingga informasi yang dihasilkan dari Analisis Profitabilitas Pelanggan menjadi lebih akurat. Hal ini menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting dalam pengambilan keputusan bagi pihak manajemen. Dari hasil analisis yang dilakukan pada masing-masing segmen pelanggan badan usaha jenis grosir ini diperoleh bahwa pelanggan DKI Jakarta dan Jawa tengah menduduki kategori potensial dengan marjin laba masing-masing sebesar 15,60% dan 25,47%. Sedangkan yang termasuk kategori tossers adalah pelanggan DI Yogyakarta dengan marjin laba sebesar -3,20 %. Kategori problems ditempati oleh pelanggan Jawa Timur dan Jawa Barat dengan marjin laba masing-masing sebesar 11,27 % dan 0,73 %. Dari basil ini diharapkan badan usaha dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai pelanggan yang menguntungkan maupun pelanggan yang kurang menguntungkan, agar badan usaha dapat menyusun strategi...

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 21 May 2014 05:05
Last Modified: 03 Jun 2014 04:09
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/14818

Actions (login required)

View Item View Item