Studi Pengaruh Antara Rasio Keuangan terhadap Financial Distress pada Emiten yang Bergerak di Bidang Manufaktur yang Listing di BEJ Periode 2004-2007

Wijaya, Linda Kusuma (2009) Studi Pengaruh Antara Rasio Keuangan terhadap Financial Distress pada Emiten yang Bergerak di Bidang Manufaktur yang Listing di BEJ Periode 2004-2007. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_2343_Abstrak.pdf

Download (60Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/131319

Abstract

Terus anjloknya kurs dollar Amerika Serikat dan memburuknya krisis kredit di negara-negara industri semakin memperburuk keadaan dan menyebabkan perekonomian dunia berada dalam ketidakpastian yang mengkhawatirkan. Hal itu juga berdampak di Indonesia. Kondisi perekonomian tersebut sangat mempengaruhi kondisi kinerja keuangan perusahaan-perusahaan. Perusahaan yang sedang mengalami krisis semakin sulit bertahan dan pada akhirnya mengalami kondisi paling buruk yaitu kebangkrutan. Informasi berupa laporan keuangan menjadi sangat penting bagi investor untuk pertimbangan dalam hal berinvestasi. Laporan keuangan harus disajikan secara transparan,sehingga semua informasi dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan. Dalam hal ini kandungan informasi dalam laporan keuangan menjadi factor utama yang menjadi pertimbangan para investor. Kebangkrutan dapat diprediksi melalui rasio-rasio keuangan dari laporan keuangan yang dihasilkan ileh perusahaan-perusahaan public. Analisis untuk memprediksi kebangkrutan ini sangat penting bagi pihak investor maupun kreditor. Salah satu alat analisis laporan keuangan yang sering digunakan adalah dengan rasio keuangan. Tetapi tidak semua rasio keuangan dari laporan keuangan dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana rasio keuangan dapat membantu dalam memprediksikan kondisi financial distress. Ada 11 ratio yaitu Cash flow/total debt, Cash flow/long term debt, Sales/total sales , NI/total assets , EBIT/total assets , MV of Stock/BV of Debt , Total debt/total assets , Working capital/total assets , Retained Earning/Total Assets , Current Ratio , Working Capital/sales. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 110 perusahaan yang terdaftar di BEJ periode 2004-2007. Untuk mengklasifikasikan perusahaan yang mengalami financial distress dan non financial distress maka menggunakan peraturan pencatatan BEJ no 1B tahun 2000 dan 2001. Pengolahan data menggunakan SPSS 15.00 for windows and Microsoft excel XP. Pengujian statistic yang dilakukan adalah anilisis multinominal logit. Hasil penelitian ini menunjukan rasio keuangan yang mempunyai pengaruh yang signifikan dalam memprediksi financial distress yaitu EBIT/total assets , Working capital/total assets , dan Retained Earning/Total Assets.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: rasio keuangan, financial distress, emiten, manufaktur
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 22 May 2014 04:43
Last Modified: 22 May 2014 04:43
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/15052

Actions (login required)

View Item View Item