Analisa Kesesuaian Antibiotik Empiris dan Definitif terhadap Hasil Uji Sensitivitas dan Pustaka Terkat Perbaikan Parameter Infeksi pada Pasien Infeksi Ulkus Diabetik Rawat Inap di RSU Haji Surabaya

Ella, Yunita (2011) Analisa Kesesuaian Antibiotik Empiris dan Definitif terhadap Hasil Uji Sensitivitas dan Pustaka Terkat Perbaikan Parameter Infeksi pada Pasien Infeksi Ulkus Diabetik Rawat Inap di RSU Haji Surabaya. Masters thesis, University of Surabaya.

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/227115

Abstract

Ulkus diabetik merupakan manifestasi komplikasi diabetes yang memiliki angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Infeksi sering menyertai pasien dengan ulkus diabetik, yaitu dengan prevalensi sekitar 60%-80%. Pemberian jenis antibiotik empiris dan definitif yang tepat sangat berpengaruh terhadap proses penyembuhan ulkus. Meningkatnya penggunaan antibiotik spektrum luas berdampak pada peningkatan resistensi bakteri. Hal ini tentu saja mempersulit klinisi dalam menentukan antibiotik yang akan digunakan karena semakin terbatasnya antibiotik yang masih sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kuman penginfeksi ulkus diabetik, pola penggunaan antibiotik, kesesuaiannya terhadap hasil uji sensitivitas dan dikaitkan dengan perbaikan parameter infeksinya. Pola kuman yang menginfeksi pasien ulkus diabetik serta sensitivitasnya terhadap antibiotik di RSU Haji Surabaya selama periode Juni 2011 hingga Agustus 2011 didominasi oleh bakteri gram negatif yaitu sebesar 69,2%. Bakteri gram negative yang ditemukan tumbuh paling banyak yaitu Pseudomonas aeruginosa. Sedangkan bakteri gram positif terbanyak yaitu Staphylococcus spp. Antibiotik yang masih sensitif terhadap bakteri gram negatif yaitu amikasin, cefepime, dan meropenem, sedangkan terhadap bakteri gram positif yaitu vancomycin, linezolid, dan levofloxacin. Antibiotik yang telah digunakan sebagian besar adalah ceftriaxone, sebab ceftriaxone tergolong antibiotik spektrum luas dan tidak membutuhkan banyak penyesuaian dosis. Antibiotik definitif yang tergolong sesuai dengan hasil uji sensitivitas yaitu sebesar 30%, tergolong tidak sesuai sebesar 15% dan sebesar 55% tidak diujikan pada uji sensitivitas. Apabila dikaitkan dengan perbaikan klinis pasien, pemilihan jenis antibiotik hanya merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan terapi, parameter lainnya seperti penyakit komorbid, kontrol glukosa, kadar hemoglobin, dan albumin juga sangat perlu untuk diperhatikan untuk mencapai efektivitas terapi yang diinginkan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Infeksi, Ulkus diabetik, Antibiotik, Empiris, Definitif
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Postgraduate Programs > Master Program in Clinical Pharmacy
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 22 May 2014 08:22
Last Modified: 22 May 2014 08:23
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/15138

Actions (login required)

View Item View Item