Penerapan Non-Financial Performance Sebagai Alat Bagi Manajemen Untuk Mengukur Kepuasan Konsumen Dilihat Dari Segi Quality, Delivery Performance Dan Cycle Time Pada CV X Di Surabaya

., Mercy (1997) Penerapan Non-Financial Performance Sebagai Alat Bagi Manajemen Untuk Mengukur Kepuasan Konsumen Dilihat Dari Segi Quality, Delivery Performance Dan Cycle Time Pada CV X Di Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_743_Abstrak.pdf

Download (122Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/154123

Abstract

Dewasa ini pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha semakin pesat, ditandai dengan semakin maraknya badan usaha sejenis yang tumbuh. Hal ini m.enuntut pihak manajem.en untuk lebih memperhatikan kepuasan konsumennya karena konsumen yang puas merupakan suatu nilai tambah bagi badan usaha untuk keberhasilan produknya di pasaran maupun untuk memenangkan persaingan. Skripsi yang berjudul "Penerapan Non Financial Performance Sebagai Alat Bagi Manajemen Untuk Mengukur Kepuasan Konsumen Dilihat Dari Segi Quality,Delivery Performance Dan Cycle Time Pada CV. X Di Surabaya" bertujuan membantu pihak manajemen untuk memperhatikan pengukuran non financial disamping pengukuran fttulndlll. Pengukuran yang se1ama ini digunakan oleh badan usaha cendenmg mengarah ke pengukuran yang bersifat financial saja yaitu tingkat penjualan, tingkat laba dan sebagainya. Informasi yang di dapat dari aspek financial ada kalanya kurang akurat apabila digunakan untuk pengambilan putusan sehingga badan usaha juga perlu menperhatikan pengukuran yang bersifat non financial seperti laporan kepuasan konsumen. Dengan pengukuran non financial ini dapat diketahui kesalahan-kesalahan yang dilakukan pihak manajemen dan diharapkan dapat memberikan umpan balik untuk mengadakan perbaikan. Pengukuran non financial pada skripsi ini merupaka.n pengukuran .kepuasan konsumen yang dilihat dari segi quality, delivery performance dan cycle time. Pengukuran tentang kualitas, badan · usaha menggunakan data berupa komplain badan usaha terhadap pemasok mengenai bahan baku; adanya produk cacat; dan komplain dari pihak pelanggan kepada badan usaha. Pengukuran kualitas dari pihak pemasok rata-rata baik, walaupun bahan baku dari suplier kadang tidak sesuai dengan Standar yang diminta badan usaha. Hal ini tidak menjadi masalah karena adanya perjanjian antara pihak suplier dan...

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 02 Jun 2014 07:16
Last Modified: 05 Jul 2014 02:25
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/15624

Actions (login required)

View Item View Item