Studi Beda Biaya Distribusi Sebelum Dan Sesudah Outsourcing Pada PT. X Di Gresik

S., F.X. Ivan Somolegyono (1997) Studi Beda Biaya Distribusi Sebelum Dan Sesudah Outsourcing Pada PT. X Di Gresik. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
Ak_754_Abstrak.pdf

Download (111Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/154086

Abstract

Dunia usaha kontemporer tidak lagi terdiri dari muatan bisnis yang masing-masing berdiri sendiri, tetapi mengalami . trasformasi menuju jaringan dunia usaha yang saling terkait satu sama lain. Hal ini terkait dengan tatanan dunia baru yang berkembang dewasa 1n1 akibat dari putaran Uruguay. Hasil dari perundingan tersebut menyebabkan kaburnya batas-batas suatu negara. Ini berarti hukum pasarlah yang berlaku, yaitu siapa yang dapat menyediakan produk dengan kualitas yang baik dan harga kompetitif dialah yang bertahan. Kondisi yang demikian masih ditambah dengan sikap konsumen yang berubah-ubah . Sehingga setiap badan usaha yang ada juga dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang berubah-ubah. Keinginan konsumen yang statis inilah yang membuat badan usaha dituntut untuk cepat melakukan penyesuaian agar tidak kehilangan konsumen dan dapat tetap bertahan dalam persaingan. Untuk dapat cepat melakukan penyesuaian dengan keinginan konsumen dan tetap memproduksi suatu produk dengan kualitas dan harga yang dapat bersaing, badan usaha harus berkonsentrasi pada bidang utamanya. Dari berbagai macam strategi yang ada, strategi outsourcing dapat dipakai sebagai alat oleh badan usaha untuk meningkatkan mutu produk dan berproduksi secara efisien agar dapat memberikan harga yang kompetitif. Alasan utama dipakainya outsourcing menurut Lacity dan Rudy (1993) adalah cost efficiency. Oengan berbasis pada core business-nya maka suatu badan usaha semakin lama akan semakin paham akan produknya tersebut sehingga akan dapat bekerja secara lebih efisien. Dengan kata lain outsourcing dilakukan karena pertimbangan bahwa tidak mungkin suatu badan usaha dapat unggul pada semua bidang. Sehingga yang perlu dilakukan adalah berkonsentrasi pada bidang yang dikuasai saja. Sedangkan bidan yang kurang dikuasai dapat diserahkan pada badan usaha lain. Melakukan bekerja sama dengan badan usaha lain yang mempunyai keunggulan pada bidang yang kurang dikuasai akan menciptkan suatu produk atau jasa yang berkualitas, karena produk atau jasa yang akan dihasilkan tersebut merupakan kumpulan dari produk inti dari setiap badan usaha yang bekerja sama. Pada buku Strategic Alliances karangan Yoshino dan Ragan (1995). Disebutkan bahwa outsourcing merupakan salah satu bentuk dari strategi aliansi. Hal ini disebabkan masing-masing badan usaha yang bekerja sama mempunyai kedudukan yang independent dan sejajar.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 03 Jun 2014 06:42
Last Modified: 08 Jul 2014 03:55
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/15716

Actions (login required)

View Item View Item