Ketetapan Perlakuan Akuntansi Atas Bunga Pinjaman Selama Periode Konstruksi Dalam Mendukung Penyajian Yang Wajar Pada Laporan Keuangan PT. X di Surabaya

Iswara, Meliana (1996) Ketetapan Perlakuan Akuntansi Atas Bunga Pinjaman Selama Periode Konstruksi Dalam Mendukung Penyajian Yang Wajar Pada Laporan Keuangan PT. X di Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
Ak_614_Abstrak.pdf

Download (71Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/154243

Abstract

Pengembangan kegiatan usaha yang membutuhkan dana tidak sedikit, menuntut badan usaha yang memiliki dana yang terbatas untuk mendapatkan sumber dana lain berupa pinjaman dari pihak eksternal yang digunakan untuk membiayai kegiatan rutin dan kegiatan investasi badan usaha. Peningkatan permintaan masyarakat atas produk badan usaha, dimana badan usaha telah bekerja dalam kapasitas yang maksimum, membuat badan usaha mencari alternatif lain dalam menambah kapasitas produksinya. Salah satu alternatif adalah membangun pabrik baru karena lahan yang dimiliki oleh badan usaha sangat terbatas. Kegiatan konstruksi aktiva tetap ini membutuhkan dana yang tidak sedikit, oleh karena itu disamping menggunakan modal sendiri badan usaha juga menggunakan dana khusus yaitu meminjam dari bank yang berada di dalam negeri. Biaya bunga yang terjadi seluruhnya dibebankan pada pendapatan sebagai beban finansial periode yang bersangkutan, meskipun pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai kegiatan kosntruksi aktiva tetap. Laporan keuangan pada dasarnya adalah alat komunikasi antar badan usaha dan pembaca laporan keuangan yang berisi informasi mengenai posisi keuangan, kinerja, maupun arus dana suatu badan usaha dalam suatu periode. Laporan keuangan seharusnya disusun sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku umum di Indonesia agar tidak menyesatkan para pemakai laporan keuangan dalam pengambilan putusan ekonomi. Hasil dari pembahasan memberikan konklusi bahwa perlakuan akuntansi terhadap bunga pinjaman yang diterapkan oleh badan usaha tidak sesuai dengan Standar Akuntansi umum yang berlaku di Indonesia sehingga hal ini nantinya akan dapat menybabkan distorsi pada laporan keuangan badan usaha. Pos-pos dalam neraca seperti konstruksi dalam penyelesaian akan understated sehingga berpengaruh pada harga perolehan aktiva tetap, sedangkan pos-pos dalam laporan laba rugi mengalami overstated, yaitu biaya bunga yang tinggi, sehingga nantinya mempengaruhi laba yang dihasilkan badan usaha. Alternatif yang paling tepat mengenai perlakuan akuntansi terhadap bunga pinjaman selama periode konstruksi adalah mengkapitalisasi bunga pinjaman tersebut dalam harga perolehan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 04 Jun 2014 10:08
Last Modified: 04 Jun 2014 10:08
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/15855

Actions (login required)

View Item View Item