Business Process Analysis Sebagai Alat Untuk Mendukung Strategi Cost Leadership Untuk Mencapai Efisiensi Biaya Dalam Proses Produksi Pada PT M Yang Bergerak Dalam Bidang Industri Tekstil Di Bandung

Goenawan, Fenny (1997) Business Process Analysis Sebagai Alat Untuk Mendukung Strategi Cost Leadership Untuk Mencapai Efisiensi Biaya Dalam Proses Produksi Pada PT M Yang Bergerak Dalam Bidang Industri Tekstil Di Bandung. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_808_Abstrak.pdf

Download (75Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/154017

Abstract

Semakin tingginya kebutuhan konsumen akan tekstil dan produk tekstil mengakibatkan semakin pesatnya pertumbuhan industri tekstil. Kebutuhan konsumen yang meningkat pesat ini bisa dilihat dari semakin beragamnya mode pakaian. Hal yang demikian telah mendorong meningkatnya persaingan dalam industri tekstil. Persaingan yang dihadapi industri tekstil dalam negeri tidak hanya dengan sesama produsen dalam negeri, melainkan telab melibatkan keikutsertaan produsen luar negeri. Untuk itu badan usaha dalam negeri dituntut mempertahankan konsumennya, yaitu dalam bentuk memberikan penawaran harga yang menarik/rendab dengan mempertahankan kualitas yang memadai. PT "M" merupakan badan usaha yang bergerak dalam industri tekstil yang terletak di Bandung. PT "M" mengalami peningkatan harga pokok produksi dari tahun ke tahun sedangkan untuk penjualannya tidak mengalami peningkatan yang berarti. Agar PT "M" dapat tetap eksis dalam industri tekstil, maka harus diupayakan untuk menurunkan biaya yang terjadi, dengan maksud agar lewat penurunan biaya tersebut dapat menurunkan harga jual atau setidaknya mempertahankannya. Masalab yang terjadi dalam PT ini tidak mudah terpecahkan, hal tersebut karena PT "M" menganut pendekatan fungsional dalam memecahkan masalab. Dengan demikian masalah yang terjadi tidak pernah dapat dipecahkan. Untuk dapat mengatasi masalah yang teljadi, maka PT "M" menerapkan business process analysis, yang menggunakan pendekatan proses dalam memecahkan masalah. Dalam business process analysis, ditetapkan adanya proses-proses dalam badan usaha sehingga pendekatan yang dilakukan tidak lagi per fungsi. Proses-proses yang sudah ditetapkan tersebut selanjutnya akan dibagi ke dalam sub proses-sub proses, yang selanjutnya masing-masing sub proses akan dibagi ke dalam aktivitas-aktivitas. Setelah ditentukan aktivitas-aktivitas yang terjadi, maka akan ditentukan biaya dari masing-masing aktivitas dan kemudian akan ditentukan value added dari aktivitas tersebut. Aktivitas yang tidak memiliki value added akan dihilangkan sebisa mungkin dengan mencari root causes dari aktivitas ini. Aktivitas yang demikian dihilangkan karena hanya menimbulkan peningkatan biaya tanpa adanya manfaat yang dirasakan baik oleh badan usaha itu sendiri maupun oleh konsumen. Dengan menghilangkan aktivitas yang demikian diharapkan biaya yang dikeluarkan badan usaha akan dapat diefisienkan...

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 09 Jun 2014 03:37
Last Modified: 10 Jul 2014 01:49
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/16142

Actions (login required)

View Item View Item