Aplikasi Variabel Smpling Dalam Pengujian Substantif Atas Akun Piutang Pada PT. Pie Rajawali Nusindo Cabang Surabaya

., Supraptini (1996) Aplikasi Variabel Smpling Dalam Pengujian Substantif Atas Akun Piutang Pada PT. Pie Rajawali Nusindo Cabang Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_579_Abstrak.pdf

Download (122Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/154260

Abstract

Pertumbuhan dunia usaha saat ini penuh dengan ketidakpastian. Satu-satunya ketidakpastian itu sendiri. Produk produk baru terus bermunculan dan badan usaha terus mencoba mencari celah-celah baru untuk tumbuh dan berkembang. Sedangkan badan usaha-badan usaha yang terus bermunculan mempunyai indikasi masuknya pesaing-pesaing baru dalam dunia usaha. Penjualan secara kredit merupakan tindakan yang diambil untuk lebih dapat memenangkan persaingan yang ada. Penjualan secara kredit secara langsung menimbulkan piutang usaha bagi badan usaha. Hal ini menunjukkan bahwa piutang usaha merupakan suatu unsur penting, pentingnya piutang usaha bagi badan usaha karena transaksi piutang berpengaruh secara langsung terhadap perhitungan pendapatan badan usaha. Oleh karena itu piutang merupakan akun yang murah untuk diselewengkan dan rawan terjadi kekeliruan. Dalam melakukan pengujian atas saldo akun piutang secara keseluruhan akan memakan waktu lama dan membutuhkan biaya yang besar, maka untuk mempersempit waktu dan memperkecil biaya diakukan secara sampling yaitu dengan statistikal sampling. Variabel sampling merupakan salah satu metode statistikal sampling. Variabel sampling adalah suatu metode yang digunakan untuk menilai jumlah rupiah yang sebenarnya dari populasi piutang, selain itu juga untuk mengukur jumlah kekeliruan yang sebenarnya dari neraca saldo piutang. Berdasarkan hasil survei pada PT PIE Rajawali Nusindo selama kurang lebih satu bulan ditemukan bahwa badan usaha tersebut tidak melakukan pencadangan piutang untuk piutang yang tidak tertagih melainkan melakukan penghapusan piutang secara langsung, piutang akan dihapuskan jika sudah berumur diatas tiga tahun, benar-benar tidak tertagih dan telah mendapat persetujuan oleh pusat, sering kali terjadi penundaan pencatatan untuk transaksi yang dilakukan pada akhir tahun walaupun barang sudah dikirim (sistem penjualan badan usaha tersebut adalah FOB Shipping point), penerapan pelaksanaan cut off (pisah batas) untuk akun piutang badan usaha tersebut belum sempurna. Dari permasalahan-permasalahan ini maka dilakukan pengujian subtantif dengan menerapkan metode variabel sampling sesuai dengan judul skripsi ini : APLIKASI VARIABEL SAMPLING DALAM PENGUJIAN SUBTANTIF ATAS AKUN PIUTANG PADA PT PIE RAJAWALI NUSINDO CABANG SURABAYA. Dari hasil pengujian akun piutang dengan menerapkan variabel sampling dan populasi yang digunakan sebesar 3004 unit didapatkan bahwa populasi dari akun piutang tidak dapat diterima karena salah satu batas kesalahan yang dihitung adalah lebih besar dari salah saji yang dapat ditoleransi. Hal ini disebabakan adanya penundaan pencatatan yang berakibat pada keraguan akan keakuratan penyajian piutang dalam laporan keuangan. Penentuan umur piutang yang terlalu lama dan belum diterapkannya metode pencadangan piutang tak tertagih akan berakibat pada realisasi kas atas piutang semakin lama dan saldo piutang dalam neraca semakin kumulatif atau tampak besar, hal ini sebenarnya tidak baik sebab semakin besar piutang akan membuat pihak luar menilai bahwa perputaran piutang dari pada badan usaha tersebut lambat, belum diterapkannya metode pisah batas (cut off) atas transaksi piutang berakibat pada penyajian piutang tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Dengan menggunakan variabel sampling maka dapat dilakukan koreksi pada akun piutang sehingga salah saji yang material tersebut dapat diketahui dan populasi dapat tidak diterima. Sebab jika menggunakan judgemental sampling maka tidak dilakukan koreksi sehingga berakibat auditor akan memberikan opini yang keliru. Adapun tujuan aplikasi variabel sampling dalam pengujian subtantif atas akun piutang adalah sebagai berikut: 1. memberikan informasi tambahan tentang penerapan metode variabel sampling dalam pengujian keakuratan saldo akun piutang. 2. sebagai bahan pertimbangan bagi pimpinan badan usaha dalam mengambil berbagai tindakan untuk memecahkan masalah-masalah, mengadakan perbaikan-perbaikan dan juga dapat memberikan beberapa saran yang berguna bagi badan usaha. 3. memberikan gambaran tentang bagaimana seorang auditor merencanakan suatu pemeriksaan, khususnya dalam pemeriksaan akun piutang dalam menggunakan suatu sampel.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 17 Jun 2014 01:01
Last Modified: 17 Jul 2014 07:20
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/16745

Actions (login required)

View Item View Item