Pemeriksaan Operasional Atas fungsi Produksi Sebagai Alat Bantu Dari Auditor Dalam Upaya Menekan Tingkat Produk Cacat Pada PT. Radjin Steel Di Surabaya

Dewi, Yaniwati (1996) Pemeriksaan Operasional Atas fungsi Produksi Sebagai Alat Bantu Dari Auditor Dalam Upaya Menekan Tingkat Produk Cacat Pada PT. Radjin Steel Di Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_594_Abstrak.pdf

Download (86Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/154291

Abstract

Pesatnya pertumbuhan perekonomian Indonesia memberikan kesempatan bagi industri pipa untuk tumbuh menjadi suatu industri yang kompetitif. Untuk menghadapi persaingan saat ini, badan usaha harus berusaha untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasinya agar dapat menghasilkan produk yang cukup kompetitif di pasar. Salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah kepuasan langganan. Kualitas merupakan salah faktor kunci bagi badan usaha untuk mampu mengungguli para pesaingnya. Kualitas produk yang baik akan memuaskan langganan, sehingga badan usaha tidak perlu khawatir langganan akan berpaling pada produk pesaing. Proses produksi merupakan pusat kegiatan dari setiap badan usaha industri yang mengubah bahan baku menjadi barang jadi. Agar badan usaha dapat menghasilkan produk dengan kualitas yang baik dan dengan harga yang kompetitif, perlu dilakukan pengendalian atas proses produksi. Salah satu caranya adalah dengan menekan kemungkinan terjadinya produk cacat, karena produk cacat akan menimbulkan kerugian bagi badan usaha, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Pemeriksaan operasional merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk membantu manajemen mengidentifikasikan berbagai masalah yang dihadapi badan usaha serta memberikan rekomendasi berbagai tindakan perbaikan, sehingga pada akhimya akan membantu badan usaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasinya. Dalain skripsi ini pemeriksaan operasional dilakukan pada PT. Radjin yang bergerak di bidang pipa baja. Dalam skripsi ini dilakukan pemeriksaan terhadap proses produksi. Pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pemeriksaan pendahuluan dan tahap pemeriksaan mendalam. Tahap pemeriksaan pendahuluan bertujuan untuk mengidentifikasikan permasalahan, mengumpulkan informasi, dan mengungkapkan hal-hal yang tampaknya memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Tahap pemeriksaan mendalam bertujuan untuk meneliti lebih lanjut permasalahan yang telah diidentifikasikan pada tahap pemeriksaan pendahuluan dan mengembangkan berbagai saran untuk perbaikan. Diperoleh temuan bahwa terdapat dua jenis produk cacat yang paling sering terjadi di badan usaha, yaitu ketebalan pipa tidak memenuhi ukuran yang diinginkan dan pipa tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Kedua jenis produk cacat tersebut dapat menimbulkan berbagai kerugian, seperti meningkatnya biaya produksi, meningkatnya dana yang terikat pada sediaan, kerugian waktu dan tenaga, laba berkurang, dan kerugian kualitatif lainnya seperti hilangnya kepercayaan pelanggan akibat kualitas pipa yang kurang baik atau keterlambatan pengiriman pesanan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 17 Jun 2014 05:16
Last Modified: 07 Aug 2014 06:33
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/16856

Actions (login required)

View Item View Item