Self-Efficacy, Motivasi Berprestasi dan Performa Efficiency Rating (PER) Pada Atlet Bola Basket Putri Profesional (WNBL) Indonesia

., SUMIATI (2014) Self-Efficacy, Motivasi Berprestasi dan Performa Efficiency Rating (PER) Pada Atlet Bola Basket Putri Profesional (WNBL) Indonesia. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
S_352_Abstrak.pdf

Download (41Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/236271

Abstract

Bola basket merupakan olahraga kelompok yang menggunakan bola dengan beranggotakan lima orang dalam satu tim. Haikal (2012) mengatakan bahwa dalam olahraga bola basket dibentuk sebuah tim tetapi juga melibatkan individu. Setiap individu pasti memiliki motivasi yang berbeda dalam bermain bola basket. Self-efficacy merupakan keyakinan dinilai bukan tentang keterampilan seseorang, berbicara secara objektif, tetapi lebih tentang penilaian dari apa yang dapat terlaksana dengan keterampilan-keterampilan (Bandura, 1986). Motivasi berprestasi merupakan suatu dorongan yang ada pada diri individu untuk meningkatkan suatu kualitas dengan sebaik-baiknya. (Husdarta, 2010). Hollinger (2013) menjelaskan PER didefinisikan sebagai kinerja atlet terhitung pada setiap menit ketika sedang bermain basket dengan ketentuan waktu 4x10 menit untuk mengetahui produktivitas atlet di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah menguji hubungan self-efficacy, motivasi berprestasi dan perfoma efficiency rating pada atlet bola basket putri professional WNBL Indonesia. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Sampel yang diambil sebanyak 80 subjek, pemain basket putri yang mengikuti kompetisi WNBL Indonesia. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan angket dan interview kepada subjek. Data dikumpulkan menggunakan angket self-efficacy, motivasi berprestasi dan performa efficiency rating yang diperoleh dari data statistic Championship WNBL Indonesia tahun 2013. Hipotesis penelitian diuji dengan teknik korelasi bivariate. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa korelasi antara self-efficacy dan motivasi berprestasi menggunakan korelasi Spearmans r = 0.413 dimana p>0.05 menunjukkan ada korelasi positif antara kedua variabel. Hal ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self-efficacy maka semakin tinggi pula motivasi berprestasi. Hasil temuan ini sesuai dengan hipotesis awal yang sesuai dengan Bandura (dalam Barakatu, 2007) yang mengatakan semakin tinggi self-efficacy seseorang semakin kuat motivasinya untuk berprestasi. Kemudian korelasi self-eficacy dengan perfoma efficiency rating menunjukkan tidak ada korelasi dengan signifikansi 0.480 sehingga korelasinya kurang mendukung.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Self-Efficacy
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 21 Jul 2014 08:05
Last Modified: 04 Dec 2015 08:12
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/20010

Actions (login required)

View Item View Item