Penilaian Opini Audit Terkait Going Concern: Kajian Berdasarkan Informasi Keuangan dan Non-keuangan di Badan Usaha Manufaktur Go Public Periode 2008-2010

WAHYUNI, FIVIT IKA (2012) Penilaian Opini Audit Terkait Going Concern: Kajian Berdasarkan Informasi Keuangan dan Non-keuangan di Badan Usaha Manufaktur Go Public Periode 2008-2010. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_3047_Abstrak.pdf

Download (46Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/228037

Abstract

Prediksi pemberian opini audit wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penjelas berupa going concern, menjadi perhatian bagi auditor dan stakeholders. Pada saat ini, auditor mulai diminta tanggungjawabnya untuk mengungkap kelangsungan hidup suatu entitas, tidak hanya memeriksa laporan keuangan atau mendeteksi fraud (kecurangan dalam laporan keuangan), tetapi juga sanggup memprediksi dan menilai kemampuan suatu badan usaha dalam menjaga kelangsungan hidupnya. Hal ini terjadi karena adanya permintaan dari stakeholders untuk memberikan informasi berupa peringatan awal mengenai prospek badan usaha di masa yang akan datang yang akan berpengaruh terhadap keputusan dari para stakeholders. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan auditor dalam memberikan opini audit dengan penjelasan going concern yang diberikan terhadap laporan keuangan yang dibuat oleh klien atau auditee. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kausal atau penelitian yang menyatakan satu variabel mempengaruhi variabel yang lain. Variabel yang mempengaruhi disebut variabel independen yang dalam penelitian ini adalah profitabilitas, ukuran KAP, debt default, dan leverage. Variabel yang dipengaruhi disebut variabel dependen, yang dalam penelitian ini yaitu opini audit dengan paragraf penjelas berupa going concern. Hasil analisis statistik dengan menggunakan model regresi logistik biner menunjukkan bahwa dari empat hipotesis yang diuji menyatakan bahwa variabel profitabilitas, ukuran KAP dan debt default berpengaruh signifikan atau mendukung hipotesis sedangkan variabel leverage tidak berpengaruh signifikan atau tidak mendukung hipotesis. Jadi, semakin kecil profitabilitas, semakin kecil ukuran KAP dan semakin tinggi debt default maka akan semakin besar juga kemungkinan badan usaha untuk menerima opini audit dengan penjelasan going concern oleh auditor, sedangkan semakin tinggi atau rendah rasio leverage badan usaha tidak akan mempengaruhi pemberian opini audit dengan penjelasan going concern. Hasil ini mengindikasikan bahwa auditor perlu menerapkan professional skepticism nya dalam memberikan pendapat atau opini yang terkait dengan going concern badan usaha yang menyatakan kondisi badan usaha yang sebenarnya, karena hal ini akan mempengaruhi berbagai pihak dalam pengambilan keputusan

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Going Concern, Stakeholder, Fraud, Auditee, debt default, leverage, professional skepricism
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 18 Aug 2014 08:09
Last Modified: 18 Aug 2014 08:13
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/20266

Actions (login required)

View Item View Item