Penerapan Pemeriksaan Operasional Dalam Rangka Evaluasi Kinerja Dan Identifikasi Perbaikan Fungsi Pemeblian Badan Usaha X

Maria, Dona (1997) Penerapan Pemeriksaan Operasional Dalam Rangka Evaluasi Kinerja Dan Identifikasi Perbaikan Fungsi Pemeblian Badan Usaha X. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
Ak_960_Abstrak.pdf

Download (64Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/153912

Abstract

Pesatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia, terutama sector industri telah mendorong berkembangnya badan usaha industri dalam bentuk yang bervariasi. Selain itu badan usaha yang telah ada juga semakin berkembang dengan jalan memperbesar usahanya sejalan dengan perkembangan dunia usaha. Menurut Biro Pusat Statistik, daya serap tenaga kerja industri mebel, mencapai 26% dari jumlah tenaga ketja yang tersedia di kotamadya Surabaya, hal ini menunjukkan bahwa industri mebel ini berkembang cukup pesat, dan juga dapat dilihat bahwa jumlah pesaing dalam industri ini cukup banyak. Kenyataan inilah yang membuat badan usaha berusaha untuk meningkatkan kinetjanya. Sehubungan dengan peningkatan kinetja ini maka dilakukan suatu penilaian kinetja melalui suatu pemeriksaan operasional. Dalam badan usaha manufaktur seperti ini maka bagian yang berperan sangat penting baik dalam produksi dan biaya adalah bagian pembelian. Kinetja bagian pembelian berpengaruh terhadap kinerja keseluruhan badan usaha, sehingga jika kinetja keseluruhan badan usaha akan ditingkatkan, maka terlebih dahulu kinerja bagian pembelian ini harus diperbaiki. Pemeriksaan operasional ini dilaksanakan dengan disertai tanggung jawab untuk membantu manajemen dalam menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapinya dengan merekomendasikan berbagai tindakan perbaikan yang diperlukan, sehingga pada akhirnya akan membantu badan usaha meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatannya. Dalam penulisan skripsi ini, tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui penerapan pemeriksaan operasional dalam fungsi pembelian, untuk mengetahui bagaimana kinetja bagian pembelian, menekankan pentingnya pemeriksaan operasional dalam rangka membentuk suatu system yang baik dan benar, memberi masukan kepada pihak manajemen mengenai keadaan dan saran-saran perbaikan. Pada pembuatan skripsi ini, pemeriksaan operasional atas fungsi pembelian dilakukan pada industri mebel rotan "X'' yang berlokasi di jalan Ngagel Surahaya. Pemeriksaan operasional ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap pendahuluan, tahap pemeriksaan mendalam dan tahap pelaporan. Tahap pendahuluan bertnjuan mengidentifikasi berbagai masalah yang ada dalam badan usaha dengan cara mengnmpulkan informasi, tahap pemeriksaan mendalam bertujuan untuk menganalisis lebih lanjut permasalahan yang nampaknya memerlukan penanganan serius, tahap pelaporan bertujuan melaporkan temuan-temuan yang didapat dari pelaksanaan pemeriksaan operasional. Dari berbagai tahap itu diperoleh beberapa temuan permasalahan yang ada dalam badan usaha, diantaranya: terdapat perangkapan fungsi penerimaan dan penyimpanan, kekurangan beberapa dokumen dan prosedur dalam badan usaha, kurangnya ketelitian badan usaha dalam melakukan penanganan atas sediaan dan sistem pencatatan badan usaha. Berdasarkan atas temuan-temuan yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa badan usaha ini perlu melaknkan beberapa pembenahan dalam prosedur dan sistem fungsi pembeliannya. Karena berbagai kelemahan yang ada tersebut jika tidak segera diperbaiki, akan berpengaruh pada kineija badan usaha secara keseluruhan baik jangka pendek maupun jangka panjang, dan juga berpengaruh pada keuntungan badan usaha secara finansial

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Moch. Ali Syamsudin 197011
Date Deposited: 19 Sep 2014 07:00
Last Modified: 19 Sep 2014 07:00
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/20794

Actions (login required)

View Item View Item