Data Envelopment Analysis: Instrumen Alternatif Pengukuran Tingkat Efisiensi Unit-Unit Usaha

Budiarto, Bambang (2003) Data Envelopment Analysis: Instrumen Alternatif Pengukuran Tingkat Efisiensi Unit-Unit Usaha. In: Proceedings 2nd National Industrial Engineering Conference. Industrial Engineering in a competitive and borderless world : Success through Business system integration, 9-11 Oktober 2003, University of Surabaya.

[img]
Preview
PDF
Budiarto_Data Envelopment_Abstrak_2003.pdf - Published Version

Download (57Kb) | Preview
[img] PDF
Budiarto_Data Envelopment_2003.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (461Kb) | Request a copy
[img]
Preview
PDF
Budiarto_Data Envelopment_References_2003.pdf - Published Version

Download (49Kb) | Preview

Abstract

Data Envelopment Analysis (DEA) adalah sebuah prosedur yang dirancang khusus untuk melakukan pengukuran tingkat efisiensi unit-unit usaha yang menggunakan banyak input dan banyak output, dimana penggabungan input dan output tersebut tidak dimungkinkan. Efisiensi unit usaha adalah efisiensi dari sebuah unit usaha dibandingkan dengan unit usaha yang lain. Dasar pemikiran DEA adalah programasi linier yang dibuat dalam bentuk fraksional. Formulasi dari programasi linier fraksional dibuat untuk masing-masing unit usaha. Dalam penelitian ini obyek yang digunakan adalah beberapa unit usaha yang digunakan sebagai sample yang ada di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Kabupaten Magetan tahun pengamatan 2000 dan 2001. Data primer yang digunakan diperoleh dari wawancara dan penyebaran kuesioner. Pengukuran efisiensi berbasis DEA dilakuknn dengan menempatkan variabel tenaga kerja dan gaji sebagai variable input, sedang tas dan sepatu sebagai variable output. Kelemahan dalam DEA adalah bahwa sampai saat sekarang masalah pemilihan variable masih menimbulkan perdebatan, karena tidak didasarkan pada kajian teori tertentu ataupun studi empiris sebelumnya. Berdasar hasil pengukuran dengan DEA nantinya akan diketahui tingkat efisiensi dari masing-masing variable, juga tingkat efisiensi unit-unit usaha. Bagi unit-unit usaha yang belum melakukan proses produksinya dengan efisien, unit usaha tersebut dapat mengacu pada unit usaha-unit usaha yang telah efisien, namun tidak semua unit usaha yang efisien dapat dijadikan acuan. Untuk itu DEA telah menyediakan salusinya. DEA bukanlah saw-satunya alat dalam pengambilan kepufusan, masih banyak aspek-aspek lain yang sangat penting dan perlu diperhatikan untuk mendukung hasil pengukuran ini.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: DEA, Efisiensi, Unit Usaha
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Economic
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 16 Mar 2012 07:19
Last Modified: 30 Mar 2012 03:54
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/208

Actions (login required)

View Item View Item