Perlakuan Akuntansi Yang TEpat Terhadap Forward Purchase Dan Perubahan Kurs Pada Transaksi Impor Aktivita Tetap Serta Pengaruhnya Pada Laporan Keuangan PT. X Surabaya

Djay, Ling (1997) Perlakuan Akuntansi Yang TEpat Terhadap Forward Purchase Dan Perubahan Kurs Pada Transaksi Impor Aktivita Tetap Serta Pengaruhnya Pada Laporan Keuangan PT. X Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_971_Abstrak.pdf

Download (112Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/153846

Abstract

Keadaan perekonomian di Indonesia yang semakin berkembang mengakibatkan semakin banyaknya badan usaha di Indonesia yang melalkukan transaksi dagang dengan badan usaha lain di luar negeri. Transaksi tersebut berupa jual-beli, utang, impor dan ekspor barang, maupun transaksi lainnya. Transaksi tersebut dilakukan dalam mata uang asing. Pada waktu badan usaha melakukan transaksi mata uang asing, badan usaha menghadapi risiko terjadinya perubahan nilai mata uang asing tersebut terhadap Rupiah, karena kurs mata uang asing selalu berubah dari waktu ke waktu. Besarnya perubahan itu tidak bersifat tidak pasti dan sukar diramalkan. Ketidakpastian perubahan nilai kurs tersebut dapat menyebabkan badan usaha mengalami kerugian, tetapi dapat pula scbaliknya memberi keuntungan. Pada saat ini banyak badan usaha di Indonesia yang mengimpor barang dan meminjam dana dari luar negeri dalam bentuk valuta asing. Badan usaha tersebut menghadapi risiko terjadinya devaluasi, karena dapat menyebabkan jumlah kewajiban bertambah besar. Dalam menghadapi keadaan ini para pengusaha yaitu ada yang berspekulasi dengan nilai kurs berarti berani menanggung akibat dari ketidakpastian nilai kurs atau ada yang menghindari risiko akibat ketidakpastian tersebut dengan melempar sebagian risiko kepada pihak lain yang dikenal dengan istilah HEDGING. Pihak lain mau menanggung risiko tersebut karena adanya balas jasa berupa premi yang dibebankan kepada badan usaha. Hedging dapat dilakukan melalui FORWARD PURCHASE. Oleh karena itu dalam skripsi ini penulis memilih judul "Perlakuan Akuntansi Yang Tepat Terhadap Forward Purchase Pada Transaksi Ekspor Impor Serta Penilaian Kurs Di Akhir Periode Pada PT "X" Surabaya, untuk menunjukkan pentingnya peranan Forward Purchase guna memperkecil kerugian risiko selisih kurs. Adapun tujuan dari ini antara lain untuk memahami secara teoritis perlakuan akuntansi untuk transaksi forward purchase serta penjabarannya, untuk mengkaji manfaat yang dapat diperoleh badan usaha apabila badan usaha melakukan forward purchase untuk transaksi yang dilakukan dalam valuta asing, serta untuk menambah pengetahuan dalam bidang akuntansi, terutama mengenai forward purchase dan terakhir untuk sumbangan pikiran dan bahan acuan bagi para peminat masalah akuntansi untuk transaksi kontrak forward purchase untuk berbagai kepentingan. Dalam membuat skripsi ini, penulis mula-mula melakukan survey pendahuluan untuk mengetahui dan memahami permasalahan yang dihadapi oleh badan usaha. Setelah itu penulis mengadakan studi kepustakaan untuk mencari teori-teori yang sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh badan usaha serta teori-teori yang mendukung pemecahan dari permasalahan tersebut. Setelah diperoleh gambaran secara mendalam mengenai permasalahan dan dan sistem kerja di badan usaha tersebut melalui survey lapangan, penulis melakukan pengolahan data untuk menganalisis dan memecahkan perrnasalahan yang dihadapi sesuai dengan teori yang berkaitan. Tahap akhir adalah menuliskan dalam bentuk skripsi. Penelitian di lakukan di pabrik benang PT "X" yang berlokasi di jalan Tanjung Sari Surabaya. Dari survey yang dilakukan selama dua bulan yaitu mulai bulan Maret sampai bulan April 1997 melalui observasi, wawancara, maupun dokumentasi, penulis melihat adanya kesalah'!n dalam penilaian dan pencatatan selisih kurs dalam aktivitas pembayaran. Selisih kurs yang dialami oleh badan usaha dalam bentuk nilai kurs dollar US terhadap rupiah yaitu keuntungan selisih kurs. Oleh badan usaha keuntungan selisih kurs ini dikompensasikan pada penilaian aktiva tetapnya. yang diperoleh dengan kegiatan impor melalui transaksi kontrak Forward Purchase, sehingga nilai aktiva tetap tersebut menjadi lebih rendah dari yang sesungguhnya. Untuk itu badan usaha harus memperhatikan dan mencari inforrnasi-inforrnasi mengenai cara penilaian dan pencatatan selisih nilai kurs akibat transaksi kontrak forward purchase yang merupakan dasar dalam pembayaran kewajiban vall!ta asing badan usaha. Forward Purchase adalah merupakan kontrak pembelian di muka valuta asing antara nasabah dengan Bank Devisa. Bahwasannya pihak bank akan menyediakan sejumlah valuta asing yang diperjanjikan pada suatu tanggal tertentu, dan nasabah bersedia membayar dengan jumlah rupiah yang telah diperjanjikan. Pada hakekatnya, transaksi kontrak forward purchase tersebut dilakukan untuk mendapatkan kepastian tentang kurs penjabarannya yang bersifat tetap selama dalam kontrak sehingga nasabah terhindar dari kerugian akibat perubahan nilai kurs. Dengan kata lain sasaran forward purchase adalah menanggulangi resiko kerugian kurs akibat fluktuasi nilai kurs. Dengan menggunakan data laporan keuangan tahun 1996, dapat dilihat bahwa badan usaha yang melakukan transaksasi kontrak forward purchase akan dikenai beban premi oleh Bank Devisa, tetapi dalam laporan keuangan badan usaha beban tersebut tidak diperhitungkan. Untuk itu inforrnasi mengenai forward purchase sangat berguna bagi badan usaha, karena dapat mengetahui informasi mengenai forward purchase yang dapat menghindari kesalahan dalam penilaian dan pencatatan selisih kurs dan beban premi tersebut, yang berrnanfaat juga bagi kelangsungan hidup badan usaha. Pengertian dan pengetahuan yang baik terhadap forward purchase dapat mengantisipasi kemungkinan kesalahan dalam menilai dan mencatat selisih kurs. Hal ini terbukti dari perhitungan yang telah dilakukan terhadap laporan keuangan sebelum dikoreksi. Pelaporan laba sebesar jutaan rupiah dilaporkan pada badan usaha yang tidak sesuai dengan dana yang ada. Inforrnasi-inforrnasi yang dihasilkan oleh forward purchase dapat membantu manajer dalam menghindari kesalahan penilaian dan pencatatan selisih kurs. Melalui forward purchase manajer mendapat kepastian tentang kurs penjabaran yang bersifat tetap selama dalam kontrak sehingga terhindar dari kerugian akibat perubahan nilai kurs. Jadi dengan memperhatikan cara penilaian dan pencatatan tentang transaksi kontrak forwarad purchase, maka badan usaha akan mendapatkan nilai aktiva badan usaha yang sesungguhnya dan dapat terhindar dari pelaporan laba bersih yang overstated.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Moch. Ali Syamsudin 197011
Date Deposited: 24 Sep 2014 07:32
Last Modified: 24 Sep 2014 07:32
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/20860

Actions (login required)

View Item View Item