Penetapan Kuantitas dan Kualitas Minyak Atsiri Rimpang Tanaman Jahe (Zingiber officinale Rosc.) dari Kabupaten Bojonegoro

H, Wenny Sukarmi (2005) Penetapan Kuantitas dan Kualitas Minyak Atsiri Rimpang Tanaman Jahe (Zingiber officinale Rosc.) dari Kabupaten Bojonegoro. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_1730_Abstrak.pdf

Download (61Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150129

Abstract

Jahe (Zingiber Officinale Roch.) yang memiliki kandungan utama minyak atsiri mempunyai banyak khasiat, sehingga sering digunakan sebagai bahan baku industri-industri jamu. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi dalam pengembangan industri obat tradisional adalah keajegan kuantitas dan kualitas simplisia. Oleh karena itu bertitik tolak pada permasalahan diatas, maka penelitian ini dilalmkan sebagai langkah awal menuju standarisasi bahan baku. Rimpang jahe yang digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini berasal dari Kabupaten Bojonegoro (Kecamatan Bojonegoro, Trucuk, dan Sumberrejo). Penelitian ini meliputi pengamatan organoleptis, penentuan kadar, bobot jenis, indeks bias, profil Kromatografi Lapis Tipis, profil Kromatografi Lapis Tipis Densitometri, dan profil kromatografi gas. Dari hasil pengamatan organoleptis didapatkan minyak atsiri yang berwarna kuning, berbentuk cairan jernih, tidak berasa pedas, dan bau aromatik jahe. Hasil penetapan kadar, bobot jenis, dan indeks bias minyak atsiri rimpang jahe dari Kabupaten Bojonegoro, masing-masing adalah 0,78% -1.46%: 0,7521- 0,8540: dan 1.4761- 1,4777. Hasil Kromatografi lapis Tipis dari masing-masing Kecamatan terdapat enam noda dengan warna dan harga Rr yang relatif sama. Untuk prolil Kromatografi Lapis Tipis-Densitometri pada Kecamatan Bojonegoro terdapat enam puncak, sedangkan Kecamatan Trucuk dan Sumberrejo terdapat empat puncak. Pada ketiga Kecamatan tampak adanya dua puncak terbesar pada Rr 0,40 dan 0. 70- 0, 71. Hasil kromatografi gas minyak jahe (dengan kolom HP-Innowax) dari Kecamatan Bojonegoro dan Sumber rejo terdapat II puncak, sedangkan Kecamatan Trucuk terdapat 16 puncak. Pada ketiga profil kromatografi gas ada dua puncak dengan waktu retensi yang relatif sama yaitu pada waktu 3,079- 3,331 men it dan 4.16 I - 4.266 menit.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Karyono
Date Deposited: 31 Oct 2014 06:59
Last Modified: 31 Oct 2014 06:59
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/21246

Actions (login required)

View Item View Item