Pola Penggunaan Obat Hipoglikemi Oral dan/atau Insulin pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Dr. Iskak Tulungagung Selama Januari-Juni Tahun 2005

Yulianawati, Sherly (2006) Pola Penggunaan Obat Hipoglikemi Oral dan/atau Insulin pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Dr. Iskak Tulungagung Selama Januari-Juni Tahun 2005. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/149919

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penggunaan OHO dan/atau insulin pada penderita diabetes mellitus tipe 2 rawat inap di RSU Dr. lskak Tulungagung selama Januari-Juni 2005. Metodologi penelitian: penelitian ini merupakan penelitian retrospektif, dengan bahan penelitian adalah data rekam medis penderita diabetes mellitus tipe 2 yang menjalankan rawat inap di RSU Dr. Iskak Tulungagung selama Januari-Juni 2005. Hasil penelitian: kombinasi OHO-insulin adalah jenis pengobatan yang paling banyak diberikan (39%). Golongan OHO tunggal yang paling banyak digunakan adalah sulfonilurea (54,55%), sedangkan jenis OHO yang paling banyak digunakan adalah glikazid (32,73%). Golongan OHO dalam bentuk kombinasi yang paling banyak digunakan adalah sulfonilurea-biguanid (87,5%), sedangkan jenis kombinasi glikasid-metformin adalah yang terbanyak digunakan (50%). Golongan insulin tunggal yang paling banyak digunakan adalah insulin kerja pendek (97 ,51%), sedangkan jenis insulin tunggal yang paling banyak digunakan adalah actrapid (97 ,51%). Jenis pengobatan kombinasi insulin yang paling banyak digunakan adalah insulin kerja pendek-insulin kerja menengah (actrapid-monotard), yaitu sebanyak 100%. Jenis pengobatan kombinasi OHO insulin yang paling banyak digunakan adalah sulfonilurea-insulin kerja pendek, yaitu sebanyak 39,05%. Jenis kombinasi glikazid-actrapid merupakan yang paling banyak digunakan yaitu sebesar 31,43%. Kelompok usia yang paling banyak menderita diabetes melltus tipe 2 adalah 41-50 tahun sebanyak 30%. Usia penderita diabetes mellitus tipe 2 tertua yang dirawat adalah 90 tahun dan yang termuda adalah 28 tahun. Penderita diabetes mellitus tipe 2 perempuan sebanyak 61%. Penderita diabetes mellitus tipe 2 yang mengalami komplikasi sebanyak 39%, sedangkan penderita diabetes mellitus tipe 2 tanpa komplikasi sebanyak 61%. Komplikasi penyakit yang paling banyak menyertai diabetes mellitus tipe 2 adalah infeksi sebanyak 36,58% dari total 100 penderita. Angka kematian pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dalam penelitian ini adalah sebanyak 14% dari 100 penderita. Rata-rata lama perawatan total dalam penelitian ini adalah 7,37 hari. Penderita diabetes mellitus tipe 2 yang mengalami hipoglikemia yaitu sebanyak 3, yang mengalami koma hipoglikemia yaitu sebanyak 6, yang mengalami koma hiperglikemia yaitu sebanyak 2. Kesimpulan: Adanya kesesuaian pada pola penggunaan OHO dan/atau insulin pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2 rawat inap di RSU Dr. lskak Tulungagung selama Januari-Juni 2005.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: OHO = Obat Hipoglikemi Oral
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 13 Nov 2014 07:45
Last Modified: 13 Nov 2014 07:45
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/21438

Actions (login required)

View Item View Item