Pola Penggunaan Obat Antidiabetik Dan Insulin Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Inap Di RS. Panti Wilasa Citarum Semarang Selama Tahun 2003

Santoso, Astrid (2004) Pola Penggunaan Obat Antidiabetik Dan Insulin Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Inap Di RS. Panti Wilasa Citarum Semarang Selama Tahun 2003. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150384

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pola penggunaan obat antidiabetik oral dan insulin pada pasien diabetes mellitus tipe 2 rawat inap di RS. Panti Wilasa Citarum Semarang selama tahun 2003. Jumlah status pasien dengan diagnosis diabetes mellitus tipe 2 atau tdak tergantung insulin selama tahun 2003 sebanyak 77 penderita. Parameter yang dianalisis dalam penelitian ini adalah macam terapi dengan obat yang diberikan (OAD, insulin, atau kombinasinya), macam OAD yang diberikan, frekuensi pemberian OAD, angka kematian pasien diabetes mellitus tipe 2 yang masuk rumah sakit, usia penderita, jenis kelamin, kadar glukosa darah saat awal masuk rumah sakit dan akhir saat keluar rumah sakit, serta komplikasi atau penyakit lain yang menyertai pasien diabetes mellitus tipe 2. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : pasien diabetes mellitus tipe 2 di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang berjenis kelamin pria sebanyak 48,05% dan 51,95% berjenis kelamin wanita. Sebanyak 94,81% penderita berusia 40 tahun ke atas dengan kelompok usia terbanyak 51-60 tahun. Angka kematian dalam penelitian ini berjumlah 9,09%. Dari 77 penderita yang diteliti, ada 41,56% penderita pulang dengan kadar glukosa darah yang masih tinggi yaitu kadar glukosa darah acak dan kadar glukosa darah 2 jam setelah makan ≥ 200 mg/dl atau kadar glukosa darah puasa ≥130 mg/dl (tabel XIII). Persentase penderita saat pulang ini sudah menurun bila dibandingkan pada saat awal yaitu sebanyak 88,31% penderita yang masuk rumah sakit dengan kadar glukosa darah yang tinggi. Komplikasi yang menyertai adalah hipertensi sebanyak 33,77% dari total penyakit kelainan kardiovaskuler.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 26 Nov 2014 07:36
Last Modified: 26 Nov 2014 07:36
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/21577

Actions (login required)

View Item View Item