Hubungan Antara Coping Behaviour dan Dukungan Sosial dengan Kecemasan Ibu Hamil Anak Pertama

Effendi, Riena Widihastuti (1997) Hubungan Antara Coping Behaviour dan Dukungan Sosial dengan Kecemasan Ibu Hamil Anak Pertama. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
K_152_Abstrak.pdf

Download (94Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/147811

Abstract

Kehadiran seorang anak merupakan kebahagiaan tersensiri bagi setiap pasangan suami istri. Selama masa kehamilan banyak terjadi perubahan, baik fisik maupun psikis. Perubahan psikis berpengaruh pada keadaan emosi calon ibu. Perubahan emosi ini dapat menimbulkan kecemasan, dan hal ini menuntut individu untuk menyesuaikan diri dan berusaha mengatasi kecemasannya. Upaya ini disebut Coping Behavior. Faktor yang dapat berpengaruh dalam upaya untuk mengatasi kecemasan adalah dukungan sosial yang diberikan suami. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui hubungan antara coping behavior dan dukungan sosial dengan kecemasan ibu hamil anak pertama. Penelitian ini dilakukan secara inferensial dengan memakai analisis regresi dua prediktor dan untuk hipotesis minor digunakan analisis parsial jenjang kedua. Subjek penelitian terdiri dari ibu hamil anak pertama yang berusia di bawah 30 tahun dengan usia kehamilan minimal 6 bulan dan tingkat pendidikan ibu SMA serta ibu yang tidak bekerja dan banya tinggal dengan suami. Pengumpulan data dengan menggunakan angket. Subjek penelitian adalah ibu hamil yang datang memeriksakan diri ke RSUD Sidoarjo. Angket diisi saat itu juga. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat meyakinkan antara problem focused coping, emotion focused coping, dan dukungan sosial dengan kecemasao ibu hamil anak pertama (F = 5.753, p = 0.002). Analisis data terhadap hipotesis minor didapatkan bahwa dengan mengontrol emotion focused coping dan dukungan sosial diperoleh basil bahwa ada hubungan yang sangat meyakinkan antara problem focused coping dengan kecemasan ibu hamil anak pertama (r par = 0.376. p = 0.008). Hal ini dapat diterangkan bahwa dalam upaya mengatasi kecemasannya individu melakukan upaya dengan berpikir secara rasional dengan melakukan alternatif pemecahan masalah yang rasional dan realistis yang berorientasi pada penyelesaian masalah secara nyata. Dengan mengontrol problem focused coping dan dukungan sosial diperoleh basil bahwa ada hubungan yang sangat meyakinkan antara emotion focused coping dengan kecemasan ibu hamil anak pertama (r par = 0.410, p = 0.004). Hal ini dapat dijelaskan karena kecemasan merupakan sesuatu yang berasal dari emosi dan tidak rasional, kecemasan ibu hamil juga dipengaruhi faktor perubahan hormonal dalam tubuh. Individu memakai emosi dalam mengatasi kecemasan sehingga menjadi kurang rasional dan tidak dapat menyelesaikan masalahnya secara nyata. Apabila yang dikontrol variabel problem focused coping dan emotion focused coping diperoleh basil bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial dengan kecemasan ibu hamil anak pertama (r par = -0.083. p = 0.582). Hal ini karena dukungan sosial sebagai faktor eksternal kurang berpengaruh pada kecemasan ibu hamil anak pertama dan yang paling berpengaruh yakni faktor internal, yaitu coping behavior. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor internal yaitu coping behavior memiliki hubungan yang erat dengan kecemasan ibu hamil anak pertama dibandingkan dukungan sosial.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 04 Dec 2014 03:01
Last Modified: 04 Dec 2014 03:01
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/21663

Actions (login required)

View Item View Item