Uji Stabilitas Fisika Sediaan Krim Antipenuaan Kombinasi Ekstrak Teh Hijau dengan Tertier Butil Hidroksi Quinon (TBHQ) Dibandingkan Butil Hidroksi Toluen (BHT)

Yuwono, Yulianita (2005) Uji Stabilitas Fisika Sediaan Krim Antipenuaan Kombinasi Ekstrak Teh Hijau dengan Tertier Butil Hidroksi Quinon (TBHQ) Dibandingkan Butil Hidroksi Toluen (BHT). [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/149998

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai "Uji Stabilitas Fisika Sediaan Krim Antipenuaan Kombinasi Ekstrak Teh Hijau Dengan Tertier-Butil Hidroksi Quinon (TBHQ) Dibandingkan Butil Hidroksi Toluen (BHT)". Uji stabilitas fisika sediaan krim yang mengandung bahan aktif ekstrak teh hijau menggunakan metode uji stabilitas dipercepat yang menggunakan climatic chamber disebut dengan Joel Davis Test. Parameter uji yang akan diukur antara lain organoleptis, derajat keasaman (pH), bobot jenis, viskositas dan sifat alir, dan ukuran droplet sediaan krim yang telah disimpan dalam climatic chamber dengan suhu 40°C, RH 75% selama 3 bulan. Diamati setiap 14 hari, dimulai sesaat setelah sediaan krim dibuat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui stabilitas fisika sediaan krim yang mengandung ekstrak teh hijau dengan penambahan antioksidan Tertier-Butil Hidroksi Quinon (TBHQ) setelah disimpan dalam climatic chamber dengan suhu 40°C, RH 75% selama 3 bulan, dan mengetahui formula sediaan krim yang mengandung ekstrak teh hijau mana yang lebih stabil secara fisika dengan penambahan Tertier-Butil Hidroksi Quinon (TBHQ) dibandingkan dengan formula yang menggunakan bahan tambahan Butil Hidroksi Toluen (BHn. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka dapat diambil kesimpulan yaitu oleh karena adanya perbedaan yang bermakna pada beberapa parameter uji, maka dapat disimpulkan bahwa sediaan krim antipenuaan yang mengandung kombinasi ekstrak teh hijau dan Tertier-Butil Hidroksi Quinon (TBHQ) yang disimpan dalam climatic chamber pada slim 40°C, kelembaban relatif (RH) 75% selama tiga bulan tidak stabil secara fisika dan sediaan krim, antipenuaan yang mengandung kombinasi ekstrak teh hijau dan Butil Hidroksi Toluen (BHn lebih stabil daripada krim antipenuaan yang mengandung kombinasi ekstrak teh hijau dan Tertier-Butil Hidroksi Quinon (TBHQ).

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 07 Jan 2015 07:53
Last Modified: 07 Jan 2015 07:53
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/21836

Actions (login required)

View Item View Item