Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Keuangan pada Industri Manufaktur di PT. Bursa Efek Indonesia Selama Periode 2001-2006 (Pengujian Model Seemingly Unrelated Regreesion)

-, Michael (2009) Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kebijakan Keuangan pada Industri Manufaktur di PT. Bursa Efek Indonesia Selama Periode 2001-2006 (Pengujian Model Seemingly Unrelated Regreesion). [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/130833

Abstract

Kebijakan keuangan merupakan suatu kebijakan yang nantinya dapat mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan di masa depan. Dimana kebijakan keuangan terdiri dari kebijakan dividen dan utang. Periode 2001 - 2006 menunjukkan adanya peningkatan PDB secara konstan sehingga secara tidak langsung menunjukkan adanya penerapan kebijakan keuangan yang tepat yang dilakukan oleh Perusahaan - Perusahaan. Sesuai tujuan manajemen keuangan yaitu memaksimalkan kekayaan pemegang saham, dengan menerapkan kebijakan keuangan yang tepat dapat meningkatkan kekayaan pemegang saham. Berdasarkan fakta, maka diketahui bahwa kebijakan dividen dipengaruhi oleh bussiness risk secara negatif, profitabilitas secara negatif, dan pertumbuhan secara negatif. Sedangkan kebijakan utang dipengaruhi oleh kebijakan dividen secara positif, risiko bisnis secara negatif, profitabilitas secara negatif dan aset tetap secara positif. Penelitian ini menguji apakah kebijkan keuangan dan kebijakan utang dipengaruhi oleh faktor - faktor yang telah disebutkan. Penelitian ini meneliti 31 perusahaan yang termasuk dalam industri manufaktur yang terdaftar di PT. Bursa Efek Indonesia selama periode 2001-2006, dan menerapkan kebijakan dividen selama minimal 4 tahun dari periode penelitian. Industri manufaktur merupakan industri yang penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia karena memberikan kontribusi terbesar dibandingkan dengan industri-industri lainnya, sehingga menunjukkan bahwa badan usaha sektor ini menetapkan kebijakan keungan dengan tepat. Kebijakan dividen diukur dengan menggunakan dividend payout ratio (DPR), kebijakan utang dengan leverage ratio, risiko bisnis diukur dengan standard deviation ROA, profitabilitas dengan return on asset (ROA), pertumbuhan dengan total asset growth, dan level aset tetap dengan fzxed asset. Persamaaan regresi yang digunakan adalah Seemingly Unrelated Regression (SUR).

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: kebijakan keuangan, industri manufaktur, model seemingly unrelated regreesion
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Management
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 08 Jan 2015 07:54
Last Modified: 08 Jan 2015 07:54
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/21846

Actions (login required)

View Item View Item