Studi Pendahuluan Deskripsi Sistem Pengajaran Untuk Anak Lambat Belajar Di Sekolah Khusus Galuh Handayani Surabaya.

Tandjung, Fanny (2000) Studi Pendahuluan Deskripsi Sistem Pengajaran Untuk Anak Lambat Belajar Di Sekolah Khusus Galuh Handayani Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
ED_81_Abstrak.pdf

Download (89Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/152073

Abstract

Anak lambat belajar yang biasa disebut sebagai slow learner adalah anak yang penampilannya tidak berbeda dengan anak - anak yang lain tapi mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran di sekolah umum. Ciri - cirinya adalah memiliki skor IQ antara 70/75 sampai 90/95, mengalarni hambatan motorik dan lebih menyukai hal - hal yang konkret daripada yang abstrak. Biasanya anak lambat belajar ini sering tidak naik kelas dan dianjurkan untuk pindah ke Sekolah Luar Biasa ( SLB ). Tapi Sekolah Luar biasa pun bukan tempat yang tepat untuk anak lambat belajar sehingga mulai dikembangkan lembaga pendidikan untuk anak lambat belajar, salah satunya adalah Sekolah Khusus Galuh Handayani Surabaya. Di sini anak lambat belajar diharapkan memperoleh pendidikan yang sesuai dengan kondisi anak sehingga anak yang semula sulit untuk menerima materi pelajaran dapat mengikuti pelajaran dengan baik. Fokus penelitian ini adalah mengkaji sistem pengajaran untuk anak lambat belajar yang diterapkan di sekolah khusus Galuh Handayani Surabaya. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara ( interview ) dengan guru pengajar, kepala sekolah, psikolog sekaligus koordinator sekolah serta beberapa siswa yang bisa diajak berkomunikasi .. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalarn penelitian ini adalah teknik deskriptif yang disusun secara kualitatif. Dari basil penelitian disimpulkan bahwa sistem pengajaran di sekolah khusus Galuh Handayani memiliki beberapa kelemahan dan kelebihan. Kelemahannya adalah siswa masih dituntut untuk belajar dengan cara menghafal sedangkan anak dengan kondisi seperti ini kemampuan berpikir abstraknya masih lemah, kurang dimaksimalnya penggunaan alat peraga dalam proses pembelajaran, serta belum adanya program perencanaan individual untuk tiap siswa. Sedangkan kelebihannya adalah hubungan antara guru dan siswa, kepala sekolah dan siswa serta psikolog sekolah dan siswa sangat harmonis sehingga anak dengan kondisi seperti ini merasa nyaman bersekolah di sana. Selain itu guru pengajar juga menggunakan pendekatan satu per-satu ( one to one approach ) pada siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal sehingga dapat teratasi dengan baik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan saran bagi pihak sekolah agar beberapa kelemahan akan cepat diatasi dan beberapa kelebihan dipertahankan dan diadakan peningkatan diantaranya peningkatan hubungan antara pendidik dengan orang tua murid sehingga pendidikan untuk anak lambat belajar dapat berkembang sesuai dengan tujuan. Untuk penelitian lebih lanjut diharapkan mernperhatikan program pendidikan individual bagi anak lam bat belajar agar anak lambat belajar dapat teratasi secara lebih individual sesuai dengan kondisi tiap - tiap anak.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 05 Feb 2015 04:39
Last Modified: 05 Feb 2015 04:39
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/22323

Actions (login required)

View Item View Item