Hubungan Standar Pengendalian Mutu Akuntan Publik dengan Pelaksanaan Penugasan Audit yang Berkualitas pada Kantor Akuntan Publik yang Telah Bekerja Sama dengan Kantor Akuntan Publik Asing di Surabaya

Handoko, Budi (1995) Hubungan Standar Pengendalian Mutu Akuntan Publik dengan Pelaksanaan Penugasan Audit yang Berkualitas pada Kantor Akuntan Publik yang Telah Bekerja Sama dengan Kantor Akuntan Publik Asing di Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_444_Abstrak.pdf

Download (128Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/132965

Abstract

Banyaknya para penghasil jasa akuntan yang memberikan layanan khususnya atas jasa audit, menimbulkan persaingan diantara mereka. Dalam usahanya untuk tetap bersaing dengan sesama para penghasil jasa akuntan publik, seperti halnya dengan persaingan di bidang riil diperlukan adanya perbaikan, peningkatan, dan pemeliharaan kualitas atau mutu dari para penghasil jasa akuntan publik supaya tetap survive (bertahan hidup) terus. Dengan akan diberlakukannya hasil-hasil perundingan General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) atau yang lebih dikenal dengan sebutan hasil Putaran Uruguay, selanjutnya akan membuat persaingan pasar dunia akan semakin ketat baik pada perdagangan barang maupun jasa. Oleh karena itu khususnya para penghasil jasa akuntan publik di Indonesia diharapkan oleh pemerintah untuk lebih mempersiapkan diri di dalam menghadapi masuknya para penghasil jasa dari luar negeri yang terbukti lebih ahli dan berpengalaman. Dengan diterbitkannya Standar Profesional Akuntan Publik oleh Ikatan Akuntansi Indonesia yang mulai diberlakukan pada tanggal 1 Oktober 1994, membuktikan bahwa para penghasil jasa akuntan publik domestik siap bersaing dengan para penghasil jasa akuntan publik luar negeri dan berusaha untuk meningkatkan hasil kualitas atau mutu jasanya . Tujuan penelitian 1n1 adalah ditujukan untuk mengetahui seberapa jauh dan pentingnya penerapan standar pengendalian mutu dan pelaksanaan penugasan audit yang berkualitas berdasarkan penerapan standar auditing dari masing-masing kantor akuntan yang menjadi responden dalam penelitian ini. Tujuan yang lainnya adalah untuk mengetahui perbandingan atas penerapan tiap-tiap unsur atau atribut standar pengendalian mutu dan pelaksanaan penugasan audit yang berkualitas berdasarkan ,penerapan standar auditing untuk masingmasing kantor akuntan publik. Serta untuk mengetahui seberapa erat hubungan atau keterkaitan antara standar pengendalian yang diterapkan oleh kantor akuntan publik dengan pelaksanaan audit yang berkualitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yang melalui tahapan sebagai berikut: pemilihan topik permasalahan; perumusan masalah; perumusan hipotesis; penyusunan kuesioner; pengumpulan data; pengolahan data; analisis dan pengujian data; dan menarik simpulan. Peubah-peubah yang digunakan dalam penelitian ini adalah standar pengendalian mutu akuntan publik (X) dan pelaksanaan penugasan audit yang berkualitas (Y). Standar pengendalian mutu akuntan publik yang baik harus terdiri dari independensi, penugasan pemeriksa, konsultasi, superv1s1, pengangkatan pemeriksa (hiring), pengembangan profesional, promosi, penerimaan dan pemeliharaan hubungan dengan klien, dan inspeksi (kesembilan unsur tersebut sesuai dengan standar yang dikeluarkan oleh IAI), serta unsur tambahan . yaitu alokasi administrasi dan tanggung jawab teknik. Sedangkan pelaksanaan penugasan audit yang berkualitas harus sesuai dengan standar auditing yabg telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia yang terdiri atas standar umum, standar pekerjaan lapangan, dan standar pelaporan. Hipotesis yang digunakan untuk penelitian adalah sebagai berikut: ini Ho: Tidak ada pertalian atau hubungan antara variabel 'Standar Pengendalian Mutu Akuntan Publik' dengan variabel 'Pelaksanaan Penugasan Audit yang Berkualitas'. variabel dengan yang H1 : Ada pertalian atau hubungan antara 'Standar Pengendalian Mutu Akuntan Publik' variabel 'Pelaksanaan Penugasan Audit Berkuali tas'. Hipotesis nol (Ho) dalam penelitian ini diusahakan untuk ditolak, apabila hipotesis nol (Ho) ditolak dapat diartikan bahwa hipotesis alternat1f (H 1 ) dapat diterima. Data yang diperoleh melalui daftar pertanyaan (kuesioner) dan wawancaara secara langsung. Penelitian 1n1 menggunakan sampel pacta 6 (enam) Kantor Akuntan Publik di Surabaya yang telah menjadi anggota dari kantor akuntan publik asing maupuri yang masih bersifat anggota korespondensi dengan kantor akuntan asing . Sedangkan Waktu yang dipergunakan dalam penelitian ini sekitar 4 (empat) bulan. Setelah semua data terkumpul akan ditabulasikan, kemudian dianalisis dengan rata-rata, simpangan baku, kovarians, dan korelasi Spearman . Dan kemudian untuk mengetahui apakah ada-tidaknya hubungan antara kedua variabel penelitian pada Kantor Akuntan Publik akan d igunakan uj i hipote.sis korelasi Spearman. Dari hasil pengolahan data dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara standar pengendalian mutu akuntan publik dengan pelaksanaan penugasan audit yang berkualitas pacta kantor akuntan publik. Selain itu dapat diketahui pula bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel penelitian ini. Dari hasil di atas dapat disimpulkan bahwa pengendalian mutu akuntan publik mempunyai dengan pelaksanaan audit yang berkualitas. demikian H0 ditolak dan H1 diterima pada signifikansi 5%.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Mutu
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 05 Feb 2015 07:49
Last Modified: 05 Feb 2015 07:49
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/22364

Actions (login required)

View Item View Item