Hubungan Antara Pemenuhan Kebutuhan Kasih Sayang dan Penerimaan Diri Terhadap Kondisi Fisik Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh Di Panti Sosial Bina Daksa Suryatama Bangil - Pasuruan

Anggraeni, Evi (2004) Hubungan Antara Pemenuhan Kebutuhan Kasih Sayang dan Penerimaan Diri Terhadap Kondisi Fisik Pada Remaja Penyandang Cacat Tubuh Di Panti Sosial Bina Daksa Suryatama Bangil - Pasuruan. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148134

Abstract

Penerimaan diri terhadap kondisi fisik adalah pengetahuan seseorang tentang diri fisiknya, sehingga diharapkan ia mampu memahami keadaan dirinya menurut apa yang ada dan menerima segala kelemahan-kelemahan dan kelebihannya tanpa menyalahkan orang lain. Pemenuhan kebutuhan kasih sayang adalah upaya untuk memberikan kasih sayang dengan cara dan jumlah yang tepat untuk membentuk pribadi yang sehat. Berdasarkan uraian di atas peneliti ingin mengetahui secara empirik ada tidaknya hubungan antara pemenuhan kebutuhan kasih sayang dengan penerimaan diri terhadap kondisi fisik pada remaja penyandang cacat tubuh. Subjek penelitian adalah remaja penyandang cacat yang tinggal di Panti Sosial Bina Daksa "Suryatama" Bangii-Pasuruan yang berusia 16-20 tahun, sebanyak 35 subjek, untuk pengambilan subjek penelitian digunakan Purposive Sampling. Alasan pengambilan populasi di tempat tersebut untuk memudahkan pengumpulan sampel dalam jumlah yang cukup banyak. Metode pengambilan data yang digunakan berupa angket, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil penelitian adalah ada hubungan yang sangat meyakinkan antara pemenuhan kebutuhan kasih sayang dengan penerimaan diri terhadap kondisi fisik, koefisien korelasi (rxy)=O,5lO dan p=0,002 (p<O,Ol). Pemenuhan kebutuhan kasih sayang tergolong positif terpenuhi pemenuhan kebutuhan kasih sayangnya paling banyak dari aspek peraturan dan batasan, bimbingan dan arahan, pujian Penerimaan diri terhadap kondisi fisik tergolong positif sebagian besar subjek memiiiki penerimaan diri terhadap kondisi fisik paling banyak dari aspek pengetahuan tentang diri fisik dan pemahaman yang realistik atas kemampuan diri. Melalui hasil penelitian ini dapat disarankan agar Panti Sosial Bina Daksa "Suryatama" lebih memperhatikan kebutuhan-kebutuhan psikologis yang dlbutuhkan untuk meningkatkan penerimaan diri terhadap kondisi fisik para penyandang cacat tubuh yang tinggal di panti dan bekerjasama dengan banyak pihak untuk memberikan lapangan pekerjaan bagi para penyandang cacat tubuh.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Pemenuhan Kebutuhan Kasih Sayang, Penerimaan Diri Terhadap Kondisi Fisik, Remaja
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 16 Feb 2015 07:30
Last Modified: 16 Feb 2015 07:30
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/23044

Actions (login required)

View Item View Item