Perbandingan Aktivitas Peredam Radikal Bebas Terhadap 1,1-dyphenyl-2-picrylhidrazyl (DPPH) Antara Rimpang Temu Mangga (Curcuma Mangga Val.) yang Dikeringkan dengan Metode Pengeringan Beku (Freeze-Drye

Harna, Maslikahati (2004) Perbandingan Aktivitas Peredam Radikal Bebas Terhadap 1,1-dyphenyl-2-picrylhidrazyl (DPPH) Antara Rimpang Temu Mangga (Curcuma Mangga Val.) yang Dikeringkan dengan Metode Pengeringan Beku (Freeze-Drye. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150258

Abstract

Kecenderungan pemanfaatan bahan alam yang mengandung antioksidan untuk pencegahan berbagai penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas telah berkembang luas. Salah satu tanaman yang telah terbukti mengandung antioksidan adalah temu mangga. Untuk mendapatkan simplisia dengan kualitas yang baik perlu diperhatikan perlakuan pasca panen terutama proses pengeringan. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui metode pengeringan yang berbeda, berpengaruh terhadap daya peredaman radikal bebas 1,1 diphenyl -2- picrylhidrazyl (DPPH) dari rimpang temu mangga (Curcuma mangga Val.). rimpang temu mangga dikeringkan dengan dua metode pengeringan yaitu freeze-dryer dan sinar matahari tak langsung. Rimpang temu mangga yang telah kering dimaserasi dengan cara pengadukan selama 1 jam dengan pelarut metanol, dilakukan sebanyak tiga kali, kemudian disaring, filtrat yang diperoleh dikumpulkan dan digunakan untuk uji kualitatif dan uji kuantitatif . Untuk uji kualitatif ditunjukkan dengan memudarnya warna DPPH dari ungu menjadi pucat setelah penambahan larutan uji. Pada uji kuantitatif dilakukan secara spktrofotometri tampak, aktivitas peredaman radikal bebas dari ekstrak metanol rimpang temu mangga yang dikeringkan dengan freeze-dryer memiliki EC5o yang setara dengan (2,5 ± 0,1) mg/ml bahan uji sedangkan yang dikeringkan dengan sinar matahari tak langsung (4,9 -±: 0, I) mg/ml bahan uji. Hasil uji t- berdasarkan harga EC5o dari ekstrak metanol rimpang temu mangga yang dikeringkan dengan freeze-dryer menunjukkan t- hitung (28, 5980) lebih besar dari t- tabel. Hal ini menyatakan adanya perbedaan bermakna antara harga EC5o ekstrak metanol rimpang temu mangga yang dikeringkan dengan freeze-dryer dan yang dikeringkan dengan sinar matahari tak langsung. Dapat disimpulkan bahwa rimpang temu mangga yang dikeringkan dengan freeze-dryer mempunyai kapasitas peredaman radikal bebas DPPH lebih besar daripada yang dikeringkan dengan sinar matahari tak langsung.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Karyono
Date Deposited: 07 Apr 2015 03:26
Last Modified: 07 Apr 2015 03:26
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/23790

Actions (login required)

View Item View Item