Akselerasi Penyelesaian Skripsi

Siaputra, Ide Bagus (2012) Akselerasi Penyelesaian Skripsi. In: Psikologi Terapan: Melintasi Batas Disiplin Ilmu. Penerbit Erlangga, Jakarta, pp. 88-100. ISBN 978-979-099-295-5

This is the latest version of this item.

[img]
Preview
PDF
Siaputra_Akselerasi Penyelesaian Skripsi_Pengantar_2012.pdf

Download (591Kb) | Preview
[img] PDF
Siaputra_Akselerasi Penyelesaian Skripsi_2012.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (589Kb)

Abstract

Pengantar: Dalam lingkungan akademik yang dipenuhi tenggat waktu, tugas rutin, dan sasaran pencapaian, penundaan (procrastination) adalah sesuatu yang dibenci namun sering terjadi. Penundaan pengerjaan tugas sampai detik-detik terakhir sering k.ali diikuti basil kerja kurang optimal yang menimbulkan kekesalan pemberi tugas dan penyesalan si pelaku. Tak ayallagi, penundaan adalah masalah penting yang makin genting untuk dituntaskan. Penundaan sering kali dilihat sebagai masalah pribadi pelaku. Pelaku (si penunda) secara sadar ataupun tidak telah dilabel dan melabel diri sebagai pesakitan. Label yang sering dilekatkan, antara lain pemalas, impulsif, atau bahkan ADHD/GPPH (Attention r · Deficit and Hyperactive Disorder/Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas). Salah satu tugas akademik yang menjadi ajang penunda-nundaan adalah skripsi. Tidak semua mahasiswa mampu menyelesaikan skripsi tepat waktu. Pengamatan selama 15 semester (2002-2007) terhadap 1502 wisudawan di sebuah perguruan tinggi swasta di Jawa Timur menunjukkan bahwa 938 wisudawan (59,3%) menyelesaikan skripsi pada bulan terakhir pendaftaran wisuda. Untuk periode wisuda antara 2000-2003, tak kurang dari 83% wisudawan tergolong lambat menyelesaikan skripsi {lebih dari dua semester). Mahasiswa yang tepat waktu berjumlah sekitar 13% (dua semester), dan hanya 4% yang mampu menyelesaikan skripsi dalam satu semester. Keterlambatan penyelesaian tugas akhir dapat ditemui mulai tingkat sarjana sampai dengan pascasarjana (Carden, Bryant, & Moss, 2004; Pfister, 2002; Rawlins, 1995, Rothblum, Solomon, & Murakami, 1986; Saddler, 1994). Keterlambatan penyelesaian tugas akhir tidak mengenal etnis (Jeffrey & Oliver, 1995) maupun lokasi dan batas negara (AmerikaBraunstein, 2004; Muszynski & Akamatsu, 1991; Indonesia-Akbar, 2006; Israel-Milgram & Naaman, 1996; Korea-Lee, 2005; dan Malaysia-Yaakub, 2000). Hal ini merupakan masalah bersama yang dapat ditemukan pada Perguruan Tinggi/PT unggulan ataupun tidak (Ferrari, Wolfe, Wesley, Schoff, & Beck, 1995). Penunda-nundaan dapat berakibat sangat fatal, misalnya kegagalan memperoleh gelar kesarjanaan (Dominguez, 2006; Good, 2002; Steel, 2007). Dari segi materiil, pada tingkat nasional, untuk setiap semester keterlambatan penyelesaian kuliah, terjadi penambahan biaya sampai triliunan rupiah. Angka tersebut adalah hasil simulasi biaya pendidikan dan biaya hidup mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi nasional. Secara nir-materiil, penundaan sering kali diikuti perasaan bersalah, marah, dan tidak berguna (Onwuegbuzie, 2004). Sarjana yang terlambat lulus lebih sering mengalami gangguan karier, konflik peran, kecemasan, kepercayaan diri, dan relasi sosial (Ferrari, Parker, & Ware, 1992; Mcilveen, George, Voss, & Laguardia, 2006; Pychyl, Morin, & Salmon, 2000;Senecal, Julien, & Guay, 2003). Keterlambatan kelulusan mahasiswa juga sangat merugikan lembaga Perguruan Tinggi Dari sisi sumber daya manusia, masalah ini berdampak pada penumpukan tuntutan kerja serta beban psikologis dosen (Cone & Foster, 1993). Dari sisi kredibilitas lembaga, kesulitan penyelesaian skripsi rentan disertai dengan ketidakjujuran akademik (Roig & DeTommaso, 1995), mulai dari "jasa pembuatan skripsi" sampai dengan "jual beli gelar", yang tentu saja sangat merugikan nama baik lembaga PT (Pattisina, Febriane, & Ivvaty, 2005; Suara Pembaruan, 2006; TEMPO lnteraktif, 2005; Umam, 2005). Penanganan penundaan sebenarnya telah sering diupayakan, namun hasilnya masih jauh dari harapan. Beberapa ahli psikologi dan pendamping akademik di Amerika Utara dan Eropa telah merancang serangkaian metode konseling untuk mengatasi penundaan akadernik. Schouwenburg, Lay, Pychyl, dan Ferrari (2004) telah mengumpulkan, menyarikan, dan mengkritik berbagai upaya tersebut dalam sebuah antologi yang diterbitkan oleh American Psychological Association/APA. Dilaporkan adanya sejumlah kemiripan sekaligus keunikan yang bersumber dari variasi pemahaman terhadap hakikat penundaan. Untuk memperoleh hasil optimal, penanganan tidak dapat hanya dilakukan dengan pendekatan pribadi (mikro ), melainkan juga pendekatan kelornpok dan organisasi (makro; Prawitasari, 2003; 2010). Penerapan psikologi untuk mengakselerasi penyelesaian skripsi tidak mungkin hanya didasarkan pada penanganan kasus per kasus, namun juga harus merambah tingkat kebijakan lembaga, misalnya perombakan kurikulum atau pembentukan divisi khusus urusan skripsi. Penanganan pada tingkat mikro menuntut biaya yang sangat besar dari segi finansial, waktu, dan sumber daya insani. Hal ini disebabkan oleh tingginya keunikan kebutuhan masing-masing mahasiswa. Penanganan pada tingkat makro sering kali lebih optimal dan berkelanjutan. Akibatnya, ketika dirata-rata, biaya yang dikeluarkan per mahasiswa dapat lebih murah, sehingga menjadi lebih ekonomis. Tulisan ini dirancang untuk memaparkan suatu rancangan metode penanganan penunda-nundaan akademik pada tingkat mikro dan makro yang dapat memberikan hasil bermakna (baik secara statistik maupun klinis) dan bertahan lama. Rekomendasi yang disampaikan dibangun di atas hasil kajian teoretis sekaligus hasil penelitian empiris. Sekali pun area penunda-nundaan yang diperhatikan adalah dunia akademik, metode penanganan yang disarankan dapat juga digunakan pada area kehidupan lain

Item Type: Book Section
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: SIE TJUN DJING - IDE BAGUS SIAPUTRA - 204022
Date Deposited: 13 Apr 2015 03:35
Last Modified: 13 Apr 2015 03:35
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/23922

Available Versions of this Item

  • Akselerasi Penyelesaian Skripsi. (deposited 13 Apr 2015 03:35) [Currently Displayed]

Actions (login required)

View Item View Item