Uji Stabilitas Fisika Sediaan Krim Kombinasi Ekstrak Teh Hijau dengan NA Metabisulfit Dibandingkan dengan Butylated Hydroxy Toluene

Sugondo, Febricelia (2005) Uji Stabilitas Fisika Sediaan Krim Kombinasi Ekstrak Teh Hijau dengan NA Metabisulfit Dibandingkan dengan Butylated Hydroxy Toluene. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150010

Abstract

Penuaan dini terjadi sebagai akibat proses oksidasi radikal bebas terhadap tubuh kita. Salah satu usaha yang sederhana untuk mencegah penuaan dini adalah dengan mengkonsumsi produk antioksidan secara teratur yang dapat diperoleh dari memakan buah-buahan dan sayur-sayuran. Selain itu, dapat ditambah dengan perawatan kulit secara eksternal menggunakan kosmetik topikal yang mengandung antioksidan. Akhir-akhir ini muncul tren dalam masyarakat yang dikenal dengan istilah back to nature. Salah satu antioksidan alami yang saat ini sedang dikembangkan dalam dunia kosmetika adalah teh hijau. Pada penelitian ini, dicoba untuk meningkatkan stabilitas sediaan krim antipenuaan yang mengandung ekstrak teh hijau dan Na metabisulfit untuk mencegah agar katekin yang terdapat dalam ekstrak teh hijau tersebut tidak teroksidasi selama peredaran dan penyimpanan produk jadi. Sebagai pembanding, digunakan kombinasi dengan antioksidan BHT (Butylated Hydroxy Toluene) pada formula yang sama karena telah diketahui efek antioksidannya terhadap katekin paling baik. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil bahwa ada perbedaan bermakna berat jenis, viskositas ukuran droplet, dan pH sediaan krim antipenuaan yang mengandung ekstrak teh hijau dan Na metabisulfit antar waktu penyimpanan, sedangkan pada sediaan krim yang mengandung ekstrak teh hijau dan Butylated Hydroxy Toluene, perbedaan bermakna terdapat pada parameter berat jenis dan pH saja, sedangkan pada parameter viskositas dan ukuran droplet tidak terdapat perbedaan bermakna antar waktu penyimpanan. Parameter organoleptis, sifat alir, dan tipe emulsi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar waktu penyimpanan pada kedua jenis sediaan tersebut. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa sediaan krim antipenuaan yang mengandung ekstrak teh hijau dan Butylated Hydroxy Toluene lebih stabil pada parameter viskositas dan ukuran droplet dibandingkan krim antipenuaan yang mengandung ekstrak teh hijau dan Na metabisulfit pada penyimpanan dalam climatic chamber pada suhu 40°C dan Relative Humidity 15 % selama 3 bulan

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 23 Apr 2015 07:37
Last Modified: 23 Apr 2015 07:37
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/24084

Actions (login required)

View Item View Item