PENGARUH KONSENTRASJ KITOSAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK MIKROPARTIKEL SALBUTAMOL SULFAT- NATRIUM TRIPOLIFOSFAT DENGAN METODE SPRAY-DRYING

Milala, Alasen Sembiring and Pradana, Aditya Trias and Berlianto, Alief Shondra (2015) PENGARUH KONSENTRASJ KITOSAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK MIKROPARTIKEL SALBUTAMOL SULFAT- NATRIUM TRIPOLIFOSFAT DENGAN METODE SPRAY-DRYING. In: Rakernas dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia, 7-10 Mei 2015, Bukit Tinggi. (Unpublished)

[thumbnail of ST 515_2015.pdf]
Preview
PDF
ST 515_2015.pdf

Download (71kB) | Preview

Abstract

Dalmn proses mikroenkapsulasi dibutuhkan polimer untuk menyalut bahan aktif dan agar mikropartikel yang diperoleh stabil diperlukan adanya ikatan sambung silang yang dibentuk oleh polimer seperti kitosan dengan senyawa polianion. Salah satu senyawa pol ianion yang aman untuk digunakan dalam farmasi adalah sodium tripolyphosphate (STPP). Dalam penelitian ini diteliti pengaruh berbagai konsentrasi kitosan (0.25%, 0,5%, 0,75%) terhadap karakteristik mikropartikel. Proses pembuatan mikropartikel diawali dengan pembuatan suspensi, kemudian dilakukan spray drying untuk memperoleh mikropartikel. Selanjutnya, mikropartikel yang diperoleh dikarakterisasi meliputi ukuran partikel dengan metode mikroskopi, morfologi permukaan dan bentuk mikropartikel dengan Scanning Electron Michroscope (SEM), efisiensi cnkapsulasi dengan metode spektro fotometri, swelling mikropartikel dengan memperhitungkan selisih bobot mikropartikel basah dan kering. dan kandungan lembab mikropartikel yang diukur dengan moisture analyzer. Dari hasil karakterisasi diperoleh rata-rata ukuran partikel formuln S1, S2 dan S3 berturut-turut 3,34 µm 3. 74 µm dan 4,56 µm Morfologi permukaan S1 terlihat kasar pada permukaan, bentuk yang kurang sferis, membentuk aglomenisi antar partikel dan pembentukan mikroenkapsulasi yang kurang sempurna pada sebagian mikropartikel. Untuk S2 terlihat kasar pada permukaan. sedikit lebih sferis dari sampel S1, membentuk aglomerasi antar partikel dan pembentukan mikroenkapsulasi lebih sempurna dari sampel Sl. Untuk S3 terlihat lebih halus pada permukaan. kurang sferis dibandingkan dengan S2. membentuk aglomerasi antar partikel dan pembentukan mikroenkapsulasi terjadi sempurna. Hasil efisiensi enkapsulasi yang diperoleh dari sampel S1, S2 dan S3 bertutut-turut adalah 79,75%; 83.15%. dan 88,25%. Hasil s·welling mikropartikel Sl , S2 dan SJ bertutut-turut 0,5 sampai 4 jam (dimulai dari 381 ,94% sampai 262.695): 0,5 sampai 4 jam (dimulai dari 256,02% sampai 368.41 %) dan 0,5 sampai 4 jam (dimulai dari 259,23% sampai 359.97%). Berdasarkan pengujian kandungan lembab mikropurtikel S1. S2 dan S3 diperoleh bas il berturut-turut sebesar 19,52%; 18,06%, dan 16.25%. Berdasarkan karakterisasi utama efisiensi enkapsulasi maka disimpulkan formula SJ lebih baik dari sampel S1 dan sampel S2.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: kitosan. mikropartikel. salbutamol sulfat. sodium tripolifosfat, spray drying.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Alasen Sembiring Milala
Date Deposited: 20 May 2015 07:42
Last Modified: 24 Mar 2021 15:04
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/24356

Actions (login required)

View Item View Item