Citra Tubuh dan Hubungan Romantis pada Perempuan Dewasa Awal

Hamdani, Vina (2010) Citra Tubuh dan Hubungan Romantis pada Perempuan Dewasa Awal. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
UE_92_Abstrak.pdf

Download (96Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/155037

Abstract

Masa dewasa awal merupakan masa yang cukup penting untuk membina hubungan romantis dengan lawan jenis, karena pada masa ini seseorang memiliki tugas perkembangan yaitu mencari calon ternan hidup yang cocok (Dariyo, 2003). Hubungan romantis adalah hubungan yang terdapat ketertarikan seksual atau fisik pada derajat tertentu dan keintiman fisik antara pasangan heteroseksual (Baron & Byrne, 2008). Adanya ketertarikan secara fisik dan keintiman fisik tersebut dapat memengaruhi seseorang terutama perempuan memandang tubuhnya sendiri. Persepsi dan kesadaran seseorang terhadap tubuhnya sendiri inilah yang biasa disebut sebagai citra tubuh (body image). Seseorang yang memiliki citra tubuh yang negatif cenderung juga memiliki kepercayaan diri yang rendah sehingga kurang nyaman dalam menjalani hubungan romantisnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji apakah terdapat hubungan antara citra tubuh dengan hubungan romantis pada perempuan dewasa awal. Subjek dalam penelitian adalah perempuan dewasa awal yang berusia 21-30 tahun dan sedang menjalin relasi pacaran dengan lawan jenis. Subjek penelitian berdomisili di Surabaya, yang didapatkan dengan metode insidental sampling. Skala yang digunakan untuk mengukur citra tubuh adalah BSQ (Body Shape Questionaire), sedangkan skala yang digunakan untuk mengukur hubungan romantis mengacu pada teori Baron dan Byrne (2008). Sesuai dengan tujuan penelitian, maka penelitian ini dapat digolongkan dalam penelitian kuantitatif korelasional dengan menggunakan teknik survei skala. Uji hipotesis untuk analisis data yaitu menggunakan teknik Spearman-Kendall karena diperoleh data yang tidak normal sehingga menggunakan non-parametrik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara citra tubuh dengan hubungan romantis karena memiliki nilai r = -0,025 dan nilai p = 0,802 (> 0,05). Hal-hal yang menyebabkan tidak adanya hubungan antara citra tubuh dengan hubungan romantis dikarenakan adanya faktor-faktor lain yang lebih berpengaruh pada hubungan berpacaran subjek daripada citra tubuh. Faktor-faktor tersebut yaitu komitmen, penerimaan keluarga, dan perasaan cinta. Selain itu, sebagian besar subjek temyata lebih mengutamakan sikap atau karakter pasangan daripada adanya ketertarikan secara fisik.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Citra Tubuh, Dewasa Awal, Romantis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 05 Aug 2015 07:31
Last Modified: 05 Aug 2015 07:31
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/25159

Actions (login required)

View Item View Item