Prediksi Indoor Coverage WLan dengan Jaringan Saraf Tiruan

., Romyanto (2009) Prediksi Indoor Coverage WLan dengan Jaringan Saraf Tiruan. [Undergraduate thesis]

[thumbnail of TE_274_Abstrak.pdf]
Preview
PDF
TE_274_Abstrak.pdf

Download (45kB) | Preview
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/133174

Abstract

Jaringan komputer nirkabel (Wireless Local Area Network) atau lebih dikenal dengan istilah Wi-Fi (Hotspot), sudah menjamur di kota maupun di desa. Penggunaan jaringan Wi-Fi (Hotspot) bisa di ruangan terbuka maupun ruangan yang dibatasi oleh sekat-sekat antar ruangan (indoor). Kualitas level signal pada pengguna (client), serta batas daerah yang masih mendapat sinyal (coverage area) Wi-Fi (Hotspot), yang berada di ruangan terbuka akan berbeda dengan yang berada di ruangan tertutup (bersekat). Dengan demikian sebelum membangun sebuah jaringan Wi-Fi yang harus diketahui ialah batas area yang akan digunakan oleh pengguna jaringan tersebut. Hal ini bertujuan agar kualitas sinyal di area pengguaan Wi-Fi akan menerima sinyal secara merata.Untuk mengetahui coverage area dari sebuah jaringan Wi-Fi, haruslah melakukan percobaan di daerah tersebut. Cara yang dilakukan ialah dengan langsung turun ke lapangan untuk mengecek sampai batas mana sinyal Wi-Fi masih dapat digunakan. Dengan cara demikian pastinya akan memerlukan waktu yang lama serta menguras tenaga. Untuk mengatasi hal tersebut maka ada cara yang lebih efisien untuk mengetahui coverage area sebuah jaringan Wi-Fi, yaitu dengan membuat sebuah pemodelan yang akan memprediksi / memperkirakan sampai sejauh mana sinyal Wi-Fi masih dapat digunakan. Pemodelan tersebut dibuat dengan bantuan Jaringan Saraf Tiruan (JST). JST merupakan salah satu sistem pemrosesan informasi yang didesain dengan menirukan cara kerja otak manusia dalam menyelesaikan suatu permasalahan dengan cara melakukan proses belajar melalui perubahan bobot sinapsisnya. Hasil korelasi yang diperoleh dari pemodelan prediksi dengan JST adalah sebesar 0,92 (R=0,92). Hasil ini sudah mendekati nilai ideal korelasi yakni bernilai 1 (R=1). Dengan demikian dapat dipastikan bahwa dengan menggunakan bantuan JST maka proses prediksi yang dilakukan akan lebih menghemat waktu, biaya dan tenaga.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Coverage WLan, Jaringan Saraf Tiruan
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Electrical Engineering
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 02 Nov 2015 09:45
Last Modified: 02 Nov 2015 09:45
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/25882

Actions (login required)

View Item View Item