Penyesuaian Diri Dalam Pekerjaan Pada Penderita Gagal Ginjal Terminal yang Menjalani Hemodialisa

Wijaya, Paulina (2004) Penyesuaian Diri Dalam Pekerjaan Pada Penderita Gagal Ginjal Terminal yang Menjalani Hemodialisa. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
K_376_Abstrak.pdf

Download (106Kb) | Preview
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/148159

Abstract

Penderita gagal ginjal tenninal yang menjalani hemodialisa akan mengalami berbagai perubahan dan keterbatasan dalam hidupnya. Penderita akan mengalami berbagai efek samping dari hemodialisa, seperti kelelahan, kram, dan sebagainya. Penderita juga hams menjalani diet untuk mengurangi tumpukan limbah dalam tubuh akibat tidak berfungsinya ginjal dan menyediakan waktu secara rutin untuk menjalani hemodialisa. Hal-hal ini akan membuat penderita harus melakukan penyesuaian diri dalam pekeijaannya. Keterbatasan kondisi fisik akan membuat penderita hams menerima keadaan fisiknya dan mengubah pola keija. Di sisi lain penderita tetap memiliki kebutuhan untuk berprestasi dalam pekeijaannya namun dibatasi oleh kondisi fisik sehingga akan teijadi konflik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri dalam pekeijaan pada penderita gagal ginjal terminal yang menjalani hemodialisa Penyesuaian diri yang baik dalam pekeijaan ditandai dengan adanya pengekspresian kemampuan dan minat secara adekuat, pemenuhan kebutuhan psikologis dasar, yaitu kebutuhan akan status, pengakuan, prestasi, dan rasa aman dalam pekeijaan, kepuasan keija dan pencapaian tujuan pekeijaan, serta kesesuaian karakteristik pekeijaan dengan kepribadian. Subjek penelitian ini adalah dua orang penderita gagal ginjal tenninal yang menjalani hemodialisa, keduanya laki-laki, berusia 25-55 tahun, dan sudah menjalani hemodialisa minimal selama setahun. Data yang diperoleh ditampilkan secara deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data adalah wawancara dengan pedoman umum. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa seseorang yang menderita gagal ginjal terminal sehingga harus menjalani hemodialisa dapat melakukan penyesuaian diri dalam pekeijaan dengan memuaskan jika ada kondisi tertentu yang dipenuhi. Individu dapat menyesuaikan diri dengan baik dalam pekeijaannya jika individu dapat mengatasi hambatan yang ditimbulkan oleh perubahan kondisi fisiknya, memiliki sikap keija yang positif, memiliki motivasi berprestasi yang tinggi, memiliki relasi sosial yang mendukung, memperoleh dukungan dari keluarga dan rekan kerja berupa dukungan emosional, penghargaan, dan informatif, serta memiliki kematangan dan keadekuatan reaksi emosi. Kualitas penyesuaian diri ini akan terwujud dalam pola penyesuaian dirinya.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology
Depositing User: Hari Subagijo 201031
Date Deposited: 18 Nov 2015 10:19
Last Modified: 22 Sep 2020 03:48
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/26110

Actions (login required)

View Item View Item