Hubungan antara Optimisme dan Self-Efficacy dengan Flow akademik Siswa SMA

Suryaningsih, Andari (2015) Hubungan antara Optimisme dan Self-Efficacy dengan Flow akademik Siswa SMA. Masters thesis, University of Surabaya.

[img]
Preview
PDF
MPSI_175_Abstrak.pdf

Download (35Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/240481

Abstract

Siswa memerlukan konsentrasi pada aktivitas yang dikerjakan, perasaan nyaman dan motivasi intrinsik untuk melakukan kegiatan akademik belajar, mengerjakan tugas, dan mengikuti pelajaran di kelas. Kondisi saat siswa mampu berkonsentrasi, merasa nyaman dan motivasi intrinsik untuk mengerjakan aktivitas menurut Bakker (2008) disebut kondisi flow. Menurut Csikszentmihalyi (1990) flow adalah melibatkan diri secara total pada aktivitas yang dilakukan, kesenangan, dan tidak membutuhkan imbalan dari luar dirinya karena motivasi yang berasal dari dalam diri. Siswa yang mengalami flow akan terhanyut dan merasa nyaman pada aktivitas akademik seperti belajar, mengerjakan tugas, dan mengikuti pelajaran di kelas. Flow saat siswa mengerjakan tugas, belajar, ataupun mengerjakan kegiatan yang terkait dengan pelajaran di kelas disebut dengan flow akademik (Yuwanto et al, 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dan self efficacy dengan flow akademik. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan XI SMA Kristen Petra 2 tahun ajaran 2014/2015. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik cluster random sampling dengan mengundi kelas. Jumlah sampel penelitian ini 369 dihitung menggunakan sample size calculator memiliki margin of error 3,58% dan confidence level 96,32%. Pengambilan data menggunakan skala dan angket terbuka. Skala flow akademik yang digunakan adalah The Flow Inventory for Student (LIS). Skala optimisme yang disusun peneliti dengan menggunakan aspek permanency, pervasiveness dan personalization (Seligman, 2008), dan skala self efficacy diadaptasi dari skala self efficacy yang disusun Tjiong (2014). Data dianalisis menggunakan analisis regresi ganda dengan didukung oleh uji korelasi, tabulasi silang, dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara optimisme dan self efficacy dengan flow akademik dengan nilai R = 0,403 dan p = 0,000 (<0,05). Semakin tinggi optimisme didukung oleh semakin tingginya self efficacy maka flow akademik semakin tinggi. Pada saat siswa menjalani kegiatan akademik dengan disertai tingkat optimisme yang tinggi maka siswa akan memiliki harapan dirinya akan berhasil dengan didukung oleh self efficacy yang tinggi maka siswa memiliki keyakinan tentang kemampuannya dalam menjalani kegiatan akademik. Dengan harapan akan memperoleh keberhasilan dan didukung oleh keyakinan tentang kemampuannya maka subjek akan dapat berkonsentrasi, merasa nyaman dan motivasi intrinsiknya dalam melakukan kegiatan akademiknya. Merujuk pada hasil penelitian diatas, guru hendaknya memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan flow akademik, yaitu optimisme dan self efficacy. Materi pelajaran, ramai, guru, nilai yang baik dapat memengaruhi kondisi flow akademik siswa. Dengan demikian upaya yang bisa dilakukan guru untuk meningkatkan flow akademik siswa adalah memperhatikan cara menyampaikan materi pelajaran supaya siswa dapat memahami materi pelajaran dengan baik. Guru mengelola kelas dengan baik sehingga siswa tidak ramai melainkan memperhatikan penjelasan guru dengan baik. Membuat soal ulangan yang proporsional tingkat kesulitannya sehingga dapat memberikan pengalaman keberhasilan kepada siswa.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: academic flow, optimism
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Postgraduate Programs > Master Program in Psychology
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 21 Jan 2016 09:04
Last Modified: 21 Jan 2016 09:04
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/26547

Actions (login required)

View Item View Item