Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea balsamifera L. DC) Terhadap Pertumbuhan Shigella Dysenteriae Dibandingkan dengan Kloramfenikol Serta Profil KLT-Spektrofotodensitometri Minyak Atsir

Jawa, Rambu Ana (2005) Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea balsamifera L. DC) Terhadap Pertumbuhan Shigella Dysenteriae Dibandingkan dengan Kloramfenikol Serta Profil KLT-Spektrofotodensitometri Minyak Atsir. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_1980_Abstrak.pdf

Download (78Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/149871

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang uji daya hambat ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera) terhadap pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae dibandingkan dengan kloramfenikol serta profil kromatogram KL T spektrofotodensitometri minyak atsirinya. Untuk mendapatkan ekstrak daun sembung dilakukan ekstraksi cara panas dengan menggunakan soxhlet dengan pelarut etanol 80%. Ekstrak etanol daun sembung tersebut diuji daya antibakterinya terhadap Shigella dysenteriae dengan menggunakan metode difusi yang menggunakan cylinder cup. Kemampuan daya antibakteri dapat dilihat dengan adanya daerah bening di sekitar cylinder cup dan diukur untuk memperoleh besarnya diameter daerah hambatannya. Kemudian dilakukan pengujian kesetaraannya dengan kloramfenikol pada berbagai konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata besarnya diameter daerah hambatan ekstrak etanol daun sembung pada knsentrasi 80%,60%,40%,20% terhadap pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae adalah 0,670 em, 0,570, 0,496 em, 0,382 em yang setara dengan kloramfenikol : 100,148 mg!L, 84,149 mg/L , 73,979 mg/, dan 60,664 mg/L. Diameter daerah hambatan ekstrak etanol daun sembung (Blumea balsamifera) pada masing-masing konsentrasi tersebut tidak mempunyai perbedaan yang bermakna. Dalam penelitian ini juga dilakukan uji kualitatif terhadap rninyak atsiri yang terkandung pada ekstrak etanol daun sembung pada konsentrasi 20% dan 80% dengan KLT-spektrofotodensitometri. daun sembung mengandung minyak atsiri yang ditunjukkan pada bercak warna yang tampak pada lempeng silica gel GF 254 : ungu, coklat, hijau, biru, dan hijau muda. Pengamatan profil KLT-Densitometri minyak atsiri ekstrak etanol daun sembung dari konsentrasi 80% teramati 8 puncak dan konsentrasi 20%, teramati 5 puncak. Puncak dengan harga Rr yang sama pada konsentrasi 80% dan 20% yaitu 0,23 dan 0,26 dengan persen luas area, yaitu 7,67 dan 5,58.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Blumea balsamifera, Daun Sembung, Ekstrak Etanol, Shigella
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Sugiarto
Date Deposited: 01 Mar 2016 04:37
Last Modified: 01 Mar 2016 04:37
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/26832

Actions (login required)

View Item View Item