Pola Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral, Insulin dan Obat Antihipertensi pada Penderita Nefropati Diabetik yang Menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya pada Tahun 2003-2004

-, Ivana (2006) Pola Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral, Insulin dan Obat Antihipertensi pada Penderita Nefropati Diabetik yang Menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya pada Tahun 2003-2004. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
F_1982_1020865_Abstrak.pdf

Download (158Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/149932

Abstract

Telah dilakukan penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif-retrospektif mengenai pola penggunaan obat hipoglikemik oral (OHO), insulin dan obat antihipertensi (OAH) pada penderita nefropati diabetik di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya pada bulan Januari 2003 sampai dengan bulan Desember 2004. Berdasarkan pengelompokan data komputer rumah sakit, didapat 45 data rekam medis dengan diagnosis akhir utama nefropati diabetik. Parameter-parameter yang terdapat dalam penelitian ini adalah jenis kelamin penderita, usia penderita, tingkat keparahan gangguan fungsi ginjal penderita, golongan dan jenis OHO, dosis OHO, macam sediaan insulin, golongan dan jenis OAH, dosis OAH, jenis pengobatan (tungga1Jkombinasi), serta lama pemberian obat. Berdasarkan pengolahan data secara deskriptif, penderita yang paling banyak menderita nefropati diabetik adalah jenis kelamin laki-laki ( 68,89%) dan kelompok usia ~45-<65 tahun (57,78%). Distribusi tingkat keparahan gangguan ginjal penderita yang terbanyak adalah berat ( 42,22% ). Golongan OHO yang terbanyak diberikan adalah sulfonilurea (66,67%) dan jenis OHO yang terbanyak diberikan adalah glimepirid (30,77%). Sediaan insulin yang terbanyak digunakan adalah insulin regular (54,84%). Golongan OAH yang terbanyak diberikan adalah diuretik ( 46,39%) dan jenis OAH yang terbanyak diberikan adalah furosemid (42,11%). Dosis OHO dan OAH yang diberikan pada penderita sesuai rekomendasi sebanyak 92,37% dan tidak sesuai rekomendasi sebanyak 7,63% (berdasarkan Burns Renal Drug Handbook 2004 dan Aronoff's Drug Prescribing in Renal Failure 1999). Jenis pengobatan yang paling banyak digunakan adalah jenis pengobatan kombinasi (78,75%). Rata-rata lama pemberian obat (6,02 hari) lebih kecil daripada rata-rata lama rawat inap (11,46 hari)

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: diabetes, DM, nefropati diabetik.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Jumagi 197012
Date Deposited: 20 Jun 2016 09:55
Last Modified: 20 Jun 2016 09:55
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/27031

Actions (login required)

View Item View Item