Penciptaan Virtual Value Chain Disertai Analisis Value Chain Sebagai Sarana Penunjang Strategi Generik Cost Leadership Untuk Mencapai Competitive Advantage Pada PT. Pura Barutama Di Kudus

Dyah A.P., Dian Ekawati (1998) Penciptaan Virtual Value Chain Disertai Analisis Value Chain Sebagai Sarana Penunjang Strategi Generik Cost Leadership Untuk Mencapai Competitive Advantage Pada PT. Pura Barutama Di Kudus. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_1214_Abstrak.pdf

Download (88Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/153609

Abstract

Saat ini persingan semakin meningkat tajam dan untuk dapat memenangkan persaingan, badan usaha harus mempunyai competitive advantage. Badan usaha mulai memperlengkapi diri dengan dukungan teknologi dan komunikasi yang semakin maju, sehingga peranan informasi menjadi penting. Qleh karena itu, bisnis saat ini berkompetisi dalam dua dunia yaitu physical world yang sumber dayanya dapat dilihat dan disentuh badan usaha dan virtual world yang diciptakan melalui informasi. Untuk tetap dapat bertahan, badan usaha diharapkan mempunyai keunggulan biaya. Agar bisa mempunyai keunggulan biaya salah satu cara yang bisa dicapai adalah melalui cost leadership dengan menggunakan analisis value chain yang diperkenalkan oleh Porter sebagai suatu strategi generik. Selain itu badan usaha harus sudah mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan badan usaha lain dan mempunyai competitive advantage dalam hal teknologi infomasi karena dengan adanya teknologi informasi maka jalur distribusi yang biasan ya melalui distribusi secara fisik, dapat dialihkan dengan menggunakan internet. Badan usaha sudah menggunakan teknologi komputerisasi dengan cukup baik tetapi sistern komputerisasi hanya terbatas untuk mengolah data saja sehingga value chain yang ada sekarang hanya diciptakan melalui sarana fisik saja padahal dengan adanya dukungan teknologi komputerisasi, value chain akan jauh lebih cepat dan efektif. Rayport dan Sviokl a memperkenalkan analisis virtual value chain dimana proses menambah nilai dilakukan lewat dan dengan informasi. Sedangkan model value chain dari Porter menganggap informasi sebagai elemen pendukung dari proses menambah nilai tidak sebagai sumber dari nilai itu sendiri. Jika value chain disinergikan dengan virtual value chain maka akan dapat diciptakan keunggulan bcrsaing. Melalui penciptaan virtual value chain dan disertai dengan analisis value chain diharapkan bisa sebagai sarana penunjang strategi cost leadership untuk mencapai competitive advantage bagi badan usaha.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Sugiarto
Date Deposited: 11 Feb 2013 07:36
Last Modified: 03 Jul 2014 08:57
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/2757

Actions (login required)

View Item View Item