Relevansi Nilai Aset Takberwujud Sebelum dan Sesudah Adopsi IAS 38 pada PSAK 19 Revisi 2010

WINATA, IMEGA (2015) Relevansi Nilai Aset Takberwujud Sebelum dan Sesudah Adopsi IAS 38 pada PSAK 19 Revisi 2010. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_3765_Abstrak.pdf

Download (120Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/242007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi relevansi nilai dari aset takberwujud sebelum dan sesudah adopsi IAS 38 pada PSAK 19 revisi 2010. Perubahan krusial dari PSAK 19 revisi 2010 mengenai aset takberwujud adalah dihapusnya amortisasi goodwill dan mewajibkan badan usaha melakukan uji penurunan nilai goodwill minimal satu tahun sekali. Penelitian menggunakan sampel perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2009-2012. Penelitian ini diregresi dengan menggunakan model Ohlson (1995). Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan relevansi nilai informasi akuntansi dari periode sebelum ke periode sesudah adopsi IAS 38 pada PSAK 19 revisi 2010. Sedangkan untuk goodwill maupun aset takberwujud selain goodwill terjadi penurunan relevansi nilai terhadap harga pasar. penurunan relevansi nilai informasi juga terjadi pada amortisasi/impairment Goodwill terhadap harga pasar. Sedangkan amortisasi aset takberwujud selain goodwill mengalami peningkatan nilai relevansi terhadap harga pasar ekuitas. Hal ini berarti relevansi informasi diakui oleh analisis maupun investor setelah IAS/IFRS diadopsi oleh PSAK namun peningkatan relevansi nilai ini tidak sejalan dengan meningkatan informasi aset takberwujud termasuk goodwill.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Goodwill, Aset takberwujud
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Masyhur 196042
Date Deposited: 28 Jul 2016 03:57
Last Modified: 28 Jul 2016 06:35
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/28188

Actions (login required)

View Item View Item